SEMARANG, beritajateng.tv – Tinggi genangan banjir di kawasan Sawah Besar Semarang masih cukup tinggi, membuat warga mengalami kesulitan dalam mencari bahan makanan.
Pasca meluapnya Sungai Banjir Kanal Timur semalam akibat hujan deras selama tiga hari dengan intensitas curah hujan yang tinggi, kawasan Sawah Besar pun tergenang banjir.
BACA JUGA: Semarang Kebanjiran, Mbak Ita Kirim Pompa Portabel Hingga Dirikan Dapur Umum di Sejumlah Titik
Hingga kini, genangan air masih mencapai ketinggian 1 meter. Warga menyatakan bahwa genangan banjir ini sangat mengganggu aktivitas keseharian mereka.
Sebagian warga bahkan menggunakan kardus yang mereka jadikan perahu untuk membawa anak-anak mereka. Terlihat pula seorang warga mendorong sepeda motornya yang mogok di tengah banjir.
BACA JUGA: Intensitas Hujan Tinggi, 76 SD di Kota Semarang Terendam Banjir, Siswa Diliburkan
Banjir juga mengakibatkan warga kesulitan mencari bahan makanan untuk persiapan berbuka puasa, mengingat pasar yang berada di kawasan tersebut tutup karena terendam banjir.
“Ini lebih parah dari tahun kemarin. Banjir di rusun sudah seperut. Mau ke mana-mana gak bisa. Mau cari bahan makanan ke luar, [pasarnya] tutup, gak ada yang bisa dimakan,” ujar Lani, salah seorang warga.
BACA JUGA: Tinjau Titik Banjir di Wilayah Semarang Utara, Mbak Ita: Ada 2.000 Makanan yang Akan Kami Kirim
Bahkan, murid sekolah pun terpaksa tidak masuk sekolah karena akses jalan di rumah mereka terendam banjir sejak semalam.
“Rumah saya alhamdulillah tidak kemasukan air, tapi akses jalannya terendam air semua, jadi gak bisa sekolah. Sekolah sudah mengizinkan, karena sekolah tahu di area sini banjir,” tutur Dina, salah satu murid SMK.
BACA JUGA: Banjir Semarang Belum Surut , KAI Lakukan Pembatalan dan Rekayasa Pola Operasi Kereta Api
Hingga saat ini, petugas rumah pompa air masih terus berupaya melakukan penyedotan air, namun banjir belum kunjung surut. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi




