SEMARANG, beritajateng.tv – Badan Gizi Nasional (BGN) Jawa Tengah memastikan persoalan administrasi pencairan dana yang sempat menghambat operasional sekitar 400 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah terselesaikan.
BGN menyebut seluruh dapur yang sebelumnya terkendala proses administrasi kini sudah kembali beroperasi. Saat ini, fokus pembenahan bergeser pada ratusan SPPG yang masih menjalani perbaikan fasilitas Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).
Koordinator Regional BGN Jawa Tengah, Reza Mahendra, menegaskan persoalan yang sempat muncul bukan karena dana operasional tidak cair, melainkan proses administrasi pencairan yang membutuhkan waktu.
“Itu sudah ԁiselesaikan. Jadi dana ini sebenarnya bukan hambatan, tetapi proses pencairannya ini kemudian membutuhkan waktu dan itu sudah teratasi. Jadi sudah bisa beroperasional kembali,” ujar Reza usai menghadiri Rapat Koordinasi Tata Kelola Penyelenggaraan dan Rantai Pasok Bahan Baku MBG di Jawa Tengah yang berlangsung di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jumat, 12 Juni 2026.
BACA JUGA: Respons Keluhan Ortu, BGN Jateng Bakal Suspend Dapur MBG yang Samakan Menu Balita dan Anak Sekolah
Sebelumnya, sejumlah dapur MBG di Jawa Tengah sempat menghentikan operasional sementara akibat persoalan pencairan dana.
Beberapa kasus mencuat ke publik, termasuk penghentian layanan di Kabupaten Magelang dan Kota Semarang. Namun, Reza memastikan persoalan tersebut kini tidak lagi menjadi kendala.
“Tadi sekitar 400 [SPPG berhenti sementara] itu sudah ԁisampaikan, hanya itu sudah terselesaikan. Bukan tidak cair karena apa, tetapi memang menunggu proses administrasi. Karena kan butuh waktu pasti ya dan itu sudah ԁiselesaikan,” imbuh Reza.
BGN Sebut Keterlambatan Pencairan Dana MBG Sudah Pernah Terjadi Sebelumnya
Reza mengungkap, keterlambatan administrasi pencairan dana bukan pertama kali terjadi dalam pelaksanaan program MBG.
Menurutnya, beberapa dapur MBG sebelumnya juga pernah mengalami keterlambatan serupa. Namun, persoalan tersebut umumnya bisa segera terselesaikan setelah proses administrasi ԁilengkapi.
“Selama ini yang sudah terjadi, beberapa memang kadang-kala terlambat tetapi sudah langsung ԁiselesaikan,” terangnya.





