Jateng

Korban Kebakaran Panti Asuhan Almahadul Qorona Al Islami dapat Bantuan, Ini Nominalnya

×

Korban Kebakaran Panti Asuhan Almahadul Qorona Al Islami dapat Bantuan, Ini Nominalnya

Sebarkan artikel ini
bantuan kebakaran Semarang
Bupati Semarang dan Ketua DPRD berikan bantuan kebakaran Semarang, Selasa (30/5/2023). (Arie Budi Kristanto/beritajateng.tv).

SEMARANG, beritajateng.tv – Musibah kebakaran yang menimpa rumah Pariyono, warga Dusun/Desa Kalisidi, Ungaran Barat mendapat perhatian dari Bupati Semarang H Ngesti Nugraha dan Ketua DPRD Bondan Marutohening. Kepedulian itu terwujud dengan menyerahkan bantuan kebakaran Semarang, Selasa (30/5/2023).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Semarang Djarot Supriyoto yang mewakili Bupati Semarang mengatakan, bantuan kebakaran Semarang bersifat darurat. Selain uang tunai senilai Rp 10,780 juta dari donatur para kades dan perangkat desa se-Kabupaten Semarang, juga diserahkan bantuan uang tunai dari Bupati Semarang

Selain itu, ada paket bantuan dari Baznas dan 15 paket sembako dari PMI Kabupaten Semarang. Sedangkan BPBD memberikan bantuan logistik darurat usai kebakaran dan bantuan perbaikan rumah senilai Rp10 juta.

“Pemkab Semarang turut prihatin atas musibah kebakaran yang menimpa rumah warga ini. Bantuan yang bersifat darurat ini harapannya dapat meringankan beban korban. Sekaligus untuk memulihkan kegiatan sosial yang telah kita lakukan selama ini,” kata Sekda Kabupaten Semarang.

Ikut mendampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra, Tajudin Noor, Kepala Pelaksana Harian BPBD Juwair Suntara dan pejabat lainnya.

Sekda Djarot Supriyoto menegaskan Pemkab Semarang siap mendampingi korban untuk meningkatkan mutu lembaga sosial.

Kepala Desa Kalisidi, Dimas Prayitno Putra menjelaskan, musibah kebakaran terjadi pada 19 Mei lalu. Bangunan rumah oleh Pariyono untuk Panti Asuhan Almahadul Qorona Al Islami. Di tempat itu ada 32 anak-anak usia 2-18 tahun yang berasal dari berbagai tempat di Pulau Jawa. Mereka berasal dari keluarga yang kekurangan maupun yang mengalami masalah sosial. Saat kejadian kebakaran, anak-anak asuh sudah berangkat sekolah. Dengan demikian tidak ada korban jiwa.

“Api berhasil padam oleh petugas Damkar dan adanya bantuan warga. Namun kerugian material tak bisa terhindarkan. Atap rumah hangus dan berbagai peralatan rumah tangga sehari-hari termasuk peralatan sekolah,” terangnya (*).

Editor: Andi Naga Wulan.

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp