“Sama dengan Pak Gubernur, dua minggu sebelum lebaran harus tuntas, karena Jateng itu destinasi mudik terbesar di Indonesia. Artinya, kalau masalah jalan gak selesai, akan menganggu kenyamanan warga yang mudik,” tegas Farida.
BACA JUGA: Minta Efisiensi Tak Sasar Pelayanan Publik, Ombudsman Jateng: Lebih Baik Pangkas Perjalanan Dinas
Lebih lanjut, Farida menegaskan adanya Inpres Efisiensi tak boleh mengganggu perbaikan jalan rusak di Jawa Tengah. Ia pun memastikan hal itu tak menjadi penghambat perbaikan jalan.
“Masalah efisiensi anggaran, maaf ya, bukan jadi hal yang menghambat, karena apapun itu, jalan harus diperbaiki dan harus bisa digunakan secara aman dan selamat,” pungkas dia. (*)
Editor: Farah Nazila





