News UpdateOlahraga

Batal Drawing Pildun U-20, Ini 9 Sanksi yang Kemungkinan Bakal Menimpa Sepakbola Indonesia

×

Batal Drawing Pildun U-20, Ini 9 Sanksi yang Kemungkinan Bakal Menimpa Sepakbola Indonesia

Sebarkan artikel ini
sanksi batal drawing pildun
Tangkapan layar Press Conference update perkembangan Drawing Pildun U-20 di kanal YouTube PSSI, Sabtu (26/3/2023).

SEMARANG, beritajateng.tv – Usai sebelumnya Wayan Koster, Gubernur Bali menolak kehadiran timnas Israel dalam gelaran Piala Dunia U-20, kini muncul banyak spekulasi sanksi yang bakal menimpa sepakbola Indonesia karena batal jadi tempat drawing Pildun U-20.

Melansir dari laman resmi PSSI, mereka menganggap penolakan itu barangkali menjadi alasan bagi FIFA untuk membatalkan Drawing Piala Dunia U-20. Lantaran bagi FIFA, penolakan tersebut boleh jadi sama artinya dengan membatalkan garansi penyelenggaraan yang diberikan oleh pemerintah Provinsi Bali.

Pasalnya, sebelum ini Gubernur Bali telah menandatangani Government Guarantee sebagai salah satu tempat penyelenggaraan Piala Dunia U-20. Government Guarantee itu juga termasuk agenda Drawing Piala Dunia U-20.

BACA JUGA: Ganjar Pranowo Tolak Israel Timnas Israel di Pildun U-20, Warganet: Tolak Ganjar Jadi Presiden 2024!

Mulanya, acara drawing atau pembagian grup peserta Piala Dunia FIFA U-20 rencananya bakal berlangsung pada 31 Maret 2023. Saat ini, PSSI belum menerima alasan resmi dari FIFA terkait pembatalan acara Drawing tersebut.

Erick Thohir, Ketua Umum PSSI hendak berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan Kemenpora guna mengatasi masalah ini. Hal itu tersebab PSSI memahami sulitnya memisahkan politik dengan olahraga.

Beberapa hari belakangan, penggemar sepak bola di media sosial menunjukkan kekhawatiran mereka mengenai nasib penyelenggaraan Piala Dunia U-20 di Indonesia. Kekhawatiran tersebut salah satunya berupa sanksi karena Indonesia batal menjadi tempat drawing Pildun U-20.

Dari sana muncul trending topic yang membahas kemungkinan buruk terkena sanksi yang bakal terjadi pada persepakbolaan Indonesia apabila negeri ini batal menjadi tempat drawing Pildun dan tak bisa menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20.

Prediksi 9 Sanksi Karena Indonesia Batal Gelar Drawing Pildun U-20

Berikut sejumlah kekhawatiran netizen bola di Indonesia mengenai sanksi yang bakal menimpa sepakbola Indonesia menyoal penolakan kehadiran timnas Israel yang berakhir batal menjadi tempat drawing Pildun U-20:

1. Indonesia bakal dibekukan oleh pihak FIFA.

2. Indonesia bisa kena kecaman dari negara-negara lain karena tidak melaksanakan amanat FIFA.

3. Indonesia tidak bisa mengikuti kegiatan yang berhubungan dengan kalender FIFA.

4. Indonesia tidak akan memiliki kesempatan untuk kembali dipilih FIFA menjadi tuan rumah ajang olahraga.

5. Indonesia bakal tercoret sebagai kandidat tuan rumah Piala Dunia 2034.

6. Federasi olahraga dunia akan mempertimbangkan untuk tidak memilih Indonesia sebagai tuan rumah pesta olahraga termasuk olimpiade.

7. Indonesia bakal kena kecaman lantaran bertindak diskriminatif dengan mencampuradukan olahraga dan politik.

8. Pemain, pelatih, wasit, klub, dan masyarakat kehilangan mata pencaharian dan banyak sekali orang terdampak langsung apabila sepakbola Indonesia berhenti.

9. Timnas U-16, U-19, U-20 tidak boleh turut serta dalam ajang sepakbola internasional bila FIFA membekukan PSSI dan itu berdampak pada hilangnya potensi ekonomi nyaris sebesar triliunan rupiah.

Kesembilan sanksi tersebut lantaran Indonesia batal drawing Pildun U-20 memang belum terjadi. Namun, melihat kondisi rakyat Indonesia dan persepakbolaan Indonesia menjadikan sanksi-sanksi itu bukan bualan belaka. Semoga nantinya muncul jalan tengah yang baik untuk segala pihak yang berhubungan dengan Piala Dunia U-20. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp