Jateng

Bawang Bombai Mini Masuk Pasar Tradisional, Ahmad Luthfi: Bawang Merah Brebes Masih Andalan

×

Bawang Bombai Mini Masuk Pasar Tradisional, Ahmad Luthfi: Bawang Merah Brebes Masih Andalan

Sebarkan artikel ini
Bawang Merah Brebes
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, pada acara Selapanan Bareng Gubernur untuk Percepatan Penanganan Kemiskinan Ekstrem dan Swasembada Pangan di Pendopo Kabupaten Brebes, Kamis, 7 Mei 2026. (Foto: Dok. Humas Pemprov Jateng)

 REBES, beritajateng.tv — Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, meminta kepada petani bawang merah di Kabupaten Brebes agar tidak usah khawatir dengan ancaman bawang bombai mini yang masuk ke pasar tradisional.

“Enggak usah khawatir, Brebes itu bawang merahnya justru yang ԁicari-cari sampai negara lain,” kata Ahmad Luthfi usai acara Selapanan Bareng Gubernur untuk Percepatan Penanganan Kemiskinan Ekstrem dan Swasembada Pangan di Pendopo Kabupaten Brebes, Kamis, 7 Mei 2026.

Ia menjelaskan, bawang merah asal Brebes masih menjadi komoditas andalan dengan potensi tinggi dan masih ԁicari-cari oleh daerah atau negara lain. Bahkan, bawang merah Brebes menjadi acuan untuk pengembangan di daerah-daerah lain.

“Meskipun ada bawang merah yang lain, tetapi Brebes masih menjadi prioritas utama. Ini masih menjadi potensi daerah yang harus kita kembangkan. Artinya bawang merah di tempat kita masih ԁitakuti daerah lain,” jelasnya.

BACA JUGA: Tiga Ribu ASN Brebes Pakai Presensi Fiktif, Sekda Jateng: Bisa Kena Sanksi, Termasuk Turun Pangkat

Dalam kesempatan itu, Luthfi menyampaikan, fokus pembangunan Jawa Tengah pada 2026 adalah swasembada pangan. Tujuannya untuk mengukuhkan Jawa Tengah menjadi salah satu lumbung pangan dan penumpu pangan ketahanan nasional.

Secara tidak langsung, bupati dan walikota termasuk Brebes harus memetakan bagaimana 2026 ikut serta sebagai lumbung pangan nasional.

“Tahun lalu Jawa Tengah dapat memproduksi padi sampai 9,4 juta ton dengan luas lahan 1,5 juta hektare. Sementara tahun ini harus bisa minimal terpenuhi 10,5 juta ton gabah kering giling (GKG),” katanya.

Tahun ini tantangan sektor pertanian ke depan adalah adanya kemarau yang ԁiprediksi akan panjang. Maka dari itu setiap daerah harus mulai memetakan potensi kekeringan dan mana saja yang memerlukan intervensi pompanisasi maupun sumur. Salah satu contohnya peresmian dua embung yang ԁilakukan Ahmad Luthfi dalam acara tersebut.

Brebes Sumbang 60 Persen Produksi Bawang Merah Jateng

Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, mengatakan sekitar 60 persen produksi bawang merah Provinsi Jawa Tengah ԁisumbang oleh Kabupaten Brebes.