Terkait penanganan satu titik longsor yang masih kritis, Henggar mengatakan pihaknya tengah menyiapkan sejumlah alternatif, termasuk pergeseran anggaran melalui Belanja Tidak Terduga (BTT) Gubernur.
“Untuk penanganannya, kami masih ada beberapa alternatif. Salah satunya melalui pergeseran anggaran lewat BTT Gubernur yang saat ini masih kami komunikasikan,” ungkapnya.
BACA JUGA: Tanah Longsor Dominasi Bencana di Semarang Sepanjang 2025, BPBD Catat 160 Kejadian
Menurutnya, usulan pergeseran anggaran tersebut masih dalam tahap pembahasan dan koordinasi internal. Lebih lanjut, ia menegaskan secara umum kondisi ruas jalan Sirampog-Bumiayu sudah kembali berfungsi, dengan pengamanan lalu lintas diterapkan di titik yang masih berisiko.
“Pergeseran anggaran yang ada saat ini masih kami komunikasikan. Prinsipnya, semua sudah tertangani. Tinggal satu titik yang memang perlu penanganan lanjutan karena faktor keselamatan,” pungkas Henggar. (*)
Editor: Farah Nazila





