Olahraga

Belum Niat Cari Investor, PSIS Semarang Tunggu Keputusan Pemegang Saham Soal Utang Rp45 Miliar

×

Belum Niat Cari Investor, PSIS Semarang Tunggu Keputusan Pemegang Saham Soal Utang Rp45 Miliar

Sebarkan artikel ini
Utang PSIS Sukawi Yoyok
CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi (tengah), saat sarasehan manajemen PSIS bersama suporter, Rabu-Kamis, 22-23 Januari 2024. (Foto: YouTube/PSIS OFFICIAL)

SEMARANG, beritajateng.tv – Belum membuka peluang investasi baru, manajemen PSIS Semarang masih menanti kepastian dari para pemegang saham terkait penyelesaian tanggungan finansial alias utang sebesar Rp45 miliar.

Komisaris Utama PT. Mahesa Jenar Semarang (PT. MJS), Yoyok Sukawi, menyatakan bahwa hingga kini belum ada komunikasi resmi dari pemegang saham. Ia berharap mereka segera mengambil keputusan agar bisa menentukan langkah strategis selanjutnya.

“Seharusnya keputusan sudah ada dalam 14 hari setelah pengumuman RUPS. Namun, kami masih menunggu beberapa hari ke depan sebelum membuka opsi investasi dari pihak luar,” ujar Yoyok, beberapa waktu yang lalu.

BACA JUGA: Jelang Lawan Persebaya Surabaya, Persis Solo Terpuruk di Dasar Klasemen, Terancam Degradasi

Sebelumnya, PT. MJS telah mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada Jumat, 17 Januari 2025. Dalam rapat tersebut, direksi melaporkan bahwa tanggungan utang perusahaan mencapai Rp45 miliar.

Yoyok menegaskan bahwa pemegang saham saat ini memiliki prioritas utama dalam menyelesaikan tanggungan tersebut. Jika dalam waktu dekat tidak ada pemegang saham yang bersedia melunasi utang, maka kepemilikan saham akan ditawarkan kepada investor baru.

BACA JUGA: Kalah Telak 1-4 dari Dewa United, PSIS Semarang Tertahan di Peringkat ke-13 Klasemen Sementara

“Kami masih memberikan kesempatan bagi pemegang saham untuk mempertimbangkan langkah selanjutnya dengan matang,” tambahnya.

Utang PSIS tersebut tercatat dalam dua tahun terakhir akibat berbagai faktor. Salah satunya adalah PSIS harus menjadi tim musafir karena renovasi Stadion Jatidiri yang berlangsung cukup lama.

BACA JUGA: Daftar Pemain PSIS Semarang yang Habis Kontrak di Tahun 2025, Siapa Bakal Bertahan?

“Saat PSIS tidak bermain di kandang sendiri, pendapatan dari tiket tidak ada. Bahkan, panitia penyelenggara terus mengalami kerugian. Situasi ini bukan hanya dialami PSIS, tetapi juga klub lain di Liga 1,” ungkapnya.

Manajemen PSIS berharap segera beroleh kepastian dari pemegang saham agar klub bisa mengambil langkah selanjutnya untuk mengamankan kondisi finansial. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp