Kelezatan bumbu rempah kuning meresap sempurna, sehingga mengurangi aroma khas pada daging bebeknya. Warung makan ini memiliki pengunjung setianya, bisa membuat anda penasaran.
Pelanggan sering menambah porsi nasi hangat segar, demi menghabiskan sisa sambal yang terasa nikmat. Tempatnya mungkin cocok untuk disinggahi bersama rombongan keluarga besar.
Harga yang ditawarkan cukup terjangkau bagi semua, tanpa mengurangi kualitas rasa sajian yang dihidangkan. Pengalaman kuliner di sini pasti meninggalkan kesan baik, bagi setiap pencinta masakan berbumbu pedas.
-
Mie Ramor Pedas
Kedai mie modern ini menyajikan tingkat kepedasan bertingkat, sehingga pengunjung bebas memilih sesuai kemampuan. Tekstur mie yang kenyal berpadu sempurna, dengan siraman minyak cabai dan taburan daging cincang.
Inovasi resep kekinian sangat diminati anak muda, karena menawarkan sensasi makan mie yang menantang. Setiap mangkuk disajikan dalam kondisi panas. yang langsung menggugah selera makan para tamu.
Sensasi pedas menggunakan racikan cabai lokal pilihan berkualitas. Pelanggan kuliner pedas ini, turut meramaikan usaha tersebut.
-
Nasi Goreng Babat Pak Karmin
Sajian nasi goreng babat ala Semarang ini, diolah di atas wajan besar dengan arang. Bau harum rempah dan cabai langsung tercium, ketika bumbu dimasak bersama potongan babat.
Gaya memasak tradisional yang dipertahankan sejak dulu, menghasilkan rasa gurih pedas yang digemari banyak orang. Kenikmatan hidangan ini sudah terkenal luas, sehingga kerap disinggahi oleh banyak pendatang.
Sensasi potongan babat gongso yang kenyal gurih, berpadu pas dengan kepedasan nasi goreng. Setiap porsinya disajikan cukup, sangat pas untuk menutup kegiatan malam Anda.
Warung yang berlokasi di tepi jembatan bersejarah Kota Semarang, menambah kesan nostalgia saat menyantap hidangan hangat.
-
Sambal Belut Bu Nasima
Hidangan belut goreng renyah ditumbuk bersama sambal, menghasilkan perpaduan cita rasa gurih pedas yang semoga pas di lidah anda. Salah satu racikan kuliner pedas di Semarang smoga bisa memikat hati anda.
Apalahi kehadiran kuliner belut, tak banyak ditemukan.





