SURABAYA, beritajateng.tv – Baru-baru ini, warganet di sosial media X tengah diramaikan dengan curhatan seorang wanita asal Surabaya bernama Nimas Runeh Sabella Sutopo yang menjadi korban stalking atau penguntitan.
Adapun penguntitan ini berawal dari uang Rp 5 ribu yang Nimas berikan kepada teman sekolahnya saat masih SMP.
Namun, kebaikan hati Nimas itu malah berbuah menjadi sesuatu yang menyeramkan, yakni ia diganggu oleh stalker yang terobsesi dengan dirinya.
@runeh_ atau yang juga dipanggil Nimas membagikan sebuah thread yang berisikan pengalamannya selama 10 tahun terakhir.
Selama 10 tahun itu, seseorang bernama Adi Pradita mengganggunya.
BACA JUGA: Mendadak Muncul di Media, Sosok Asli Martha ‘Baby Reindeer’ Bantah Stalking Richard Gadd
Ia pun membagikan kisahnya melalui thread di media sosial X yang memiliki views 9 juta lebih.
“BENER-BENER KUWESEL YA ALLAAHHH 10 TAHUN AKU DI OBSESI ADI PRADITA AREK SMPN 34 SURABAYA. KONCO SAK KELAS SING NGIRO AKU BAPER AMBEK DE E PDAHAL AKU ANCEN EXTROVERT DAN PEDULI NANG AREK KELAS. KESEL DI GANGGU 10 TAHUN OREPKU,” tulisnya.
(Bener-bener kesel ya Allah, 10 tahun aku diobsesi Adi Pradita, anak SMPN 34 Surabaya. Temen sekelasku yang mengira aku bawa perasaan (baper) sama dia padahal aku memang extrovert dan peduli sama teman-teman kelas, kesel diganggu selama 10 tahun hidupku)
Ia mengaku bahwa teman-teman sekelasnya dulu mengira bahwa Nimas lah yang baper. Padahal, niat Nimas hanyalah membantu. Adi pun salah mengartikan kebaikan yang Nimas lakukan kepadanya saat itu.
Bermula dari Rp5 ribu
Semua ini bermula dari Adi yang terkenal tidak memiliki teman sama sekali dan ia juga jarang ke kantin.
Kemudian, Nimas yang heran dengan Adi pun mencoba untuk peduli terhadap temannya itu dan mengajaknya berbicara. Ia menanyakan apa alasan lelaki itu tidak ke kantin.
Ternyata Adi mengatakan bahwa ia tak punya uang saku.





