Pariwisata

Berikut Aktivitas di Wisata Pantai Ujung Negoro Batang, Lengkap dengan Harga Tiket

×

Berikut Aktivitas di Wisata Pantai Ujung Negoro Batang, Lengkap dengan Harga Tiket

Sebarkan artikel ini
Pantai Ujung Negoro
Wisata Pantai Ujung Negoro. Foto:Ig/@visitbatang

SEMARANG, beritajateng.tv – Pantai Ujung Negoro di Batang merupakan salah satu destinasi wisata alam yang cukup populer.

Pantai ini berada di Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, tepatnya di Desa Ujung Negoro.

Meski lokasinya terbilang tersembunyi karena harus melewati kawasan hutan dan perbukitan, keindahan alam yang hadir mampu memukau para pengunjung.

BACA JUGA: Berikut Rute Menuju Wisata Kembang Langit Park Jawa Tengah, Destinasi Populer di Batang

Tak heran jika banyak wisatawan merasa ketagihan untuk kembali datang, salah satunya karena kondisi pantainya yang bersih serta panorama alamnya yang begitu menawan.

Berikut ini informasi seputar beberapa aktifitas yang bisa pengunjung lakukan di tempat tersebut.

Wisata Pantai Ujung Negoro

Di Pantai Ujung Negoro, pengunjung dapat menyaksikan aktivitas kapal yang hilir mudik menuju dan keluar area PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Uap) yang berada di ujung garis pantai.

Kawasan pantai ini juga cocok dijadikan lokasi berfoto, termasuk di area tebing sekitar pantai yang menawarkan sudut pandang indah sebagai latar foto.

Selain itu, pengunjung bisa melihat langsung aktivitas para nelayan yang sedang menjaring ikan maupun menjual hasil tangkapan laut di sekitar pantai.

Bermain air dan menikmati ombak juga menjadi kegiatan seru yang dapat dilakukan, begitu pula berjalan santai menyusuri garis pantai.

BACA JUGA: Informasi Lengkap Destinasi Wisata Kayla Hills Jawa Tengah: Harga Tiket, Fasilitas hingga Lokasi

Untuk menikmati pesona Pantai Ujung Negoro Batang, pengunjung hanya perlu membayar tiket masuk sebesar Rp5.000.

Di kawasan ini konon juga terdapat makam Syeikh Maulana Maghribi serta Gua Aswatama.

Syeikh Maulana Maghribi konon sebagai salah satu tokoh penyebar agama Islam di wilayah tersebut.

Makamnya kerap di datangi para peziarah, terutama pada tanggal 15 Sapar menurut penanggalan Jawa.

Pada waktu itu biasanya berlangsung selamatan untuk mengenang Syeikh Maulana.

Sementara itu, Gua Aswatama terkenal memiliki kisah legenda yang hidup di tengah masyarakat. (*)