Gaya Hidup

Berikut Kronologi Hilangnya Naomi Daviola di Gunung Slamet, Banyak Pelajaran yang Bisa Kita Dapat

×

Berikut Kronologi Hilangnya Naomi Daviola di Gunung Slamet, Banyak Pelajaran yang Bisa Kita Dapat

Sebarkan artikel ini
Jalur Pendakian Gunung Slamet | Pendaki Slamet | Gunung Slamet
Gunung Slamet di Jawa Tengah. (Foto: Instagram/@slametmountain)

SEMARANG, beritajateng.tv – Hilangnya Naomi Daviola di Gunung Slamet mungkin bukan yang pertama kalinya. Namun hebatnya, gadis ini ternyata berhasil selamat meski membutuhkan waktu kurang lebih 3 hari 2 malam.

Tentu banyak yang penasaran usai penemuan gadis tersebut baik dari segi kronologi hingga bagaimana caranya sehingga mampu bertahan di gunung sendirian.

Oleh karena itu berikut ini informasi seputar kronologi hilangnya di Gunung Slamet.

Kronologi Hilangnya Naomi Daviola di Gunung Slamet

Sebelumnya Naomi mengaku bahwa orang tuanya telah memberinya izin untuk mengikuti kegiatan pendakian di Gunung Slamet. Pendakian tersebut dijadwalkan pada Sabtu, 5 Oktober 2024.

BACA JUGA: Ramai Kabar Pendaki Sempat Hilang, Ini Beberapa Tips Penting Jika Tiba-tiba Tersesat di Gunung

Ia berangkat dari Semarang menuju Pos Bambangan di Purbalingga pada sore hari sekitar pukul 15.00 WIB dengan menggunakan sepeda motor sendirian.

Naomi tiba di Pos Bambangan sekitar pukul 21.00 WIB. Berbeda dengan informasi yang beredar sebelumnya, Naomi menyebutkan bahwa jumlah peserta pendakian lebih dari 40 orang.

Mereka terbagi menjadi empat kelompok, dan Naomi tergabung dalam kelompok tiga yang terdiri dari tujuh orang.

Pada Sabtu pukul 23.45 WIB, Naomi dan kelompoknya mulai melakukan pendakian, sementara ketua kegiatan pendakian mendaki bersama kelompok terakhir, yaitu kelompok empat.

BACA JUGA: Video Hilang di Gunung Slamet 3 Hari, Naomi Bertahan Hidup Hanya Makan Roti

Naomi menyebutkan bahwa dia mencapai puncak bersama tiga anggota kelompoknya, sementara tiga orang lainnya sudah tiba di puncak lebih dulu dan telah turun. Setelah menikmati suasana di puncak, Naomi dan tiga temannya memutuskan untuk turun.

Kala itu, Naomi Daviola masih melihat dua anggota kelompoknya yang terdiri dari seorang pria dan wanita. Namun ternyata ketika ia menoleh kembali, mereka sudah tidak terlihat.

Tentu saja sontak ia panik hingga akhirnya mencoba untuk melanjutkan perjalanan berharap bisa menemukan jalur pendakian. Sayangnya, usaha tersebut tidak berhasil justru membuat Naomi berada di tempat yang sama sekali ia tidak kenali. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp