SEMARANG, beritajateng.tv – Nama Zakir Naik mencuat di Indonesia setelah jadwal safari dakwahnya diumumkan pada Juli 2025. Tak heran apabila masyarakat kembali menelisik biografi Zakir Naik yang akan dakwah ke Indonesia ini.
Ulama asal India ini memang bukan nama baru bagi umat Islam, khususnya di Indonesia. Gaya ceramahnya yang lugas, logis, dan berbasis ilmiah membuat banyak orang terkesan dan mengikutinya dari berbagai penjuru dunia.
Biografi Zakir Naik
Dr. Zakir Abdul Karim Naik lahir pada 18 Oktober 1965 di Mumbai, India. Awalnya, ia menempuh pendidikan di bidang medis dan berhasil meraih gelar dokter dari University of Mumbai.
Namun, pada 1991, ia memilih meninggalkan profesinya sebagai dokter dan mulai fokus berdakwah. Ia terkenal sebagai murid spiritual dari Ahmed Deedat, ulama dan pendebat asal Afrika Selatan.
Berbekal ilmu dari gurunya dan kemampuannya dalam berbicara di depan publik, Zakir Naik kemudian mendirikan Islamic Research Foundation (IRF) di Mumbai yang menjadi basis aktivitas dakwahnya.
BACA JUGA: Sempat Tidak Mempercayai Agama Manapun! Begini Kisah Kehidupan Mualaf Rae Lil Black
Gaya Ceramah yang Khas
Zakir Naik punya ciri khas tersendiri dalam menyampaikan materi dakwah. Ia sering mengutip ayat Al-Qur’an, Hadits, serta kitab suci agama lain seperti Injil dan Weda dengan akurat.
Tak hanya itu, ia juga membandingkan ajaran-ajaran agama secara rasional sehingga menarik perhatian banyak kalangan, termasuk non-Muslim. Format ceramahnya biasanya dilengkapi dengan sesi tanya jawab terbuka.
Peserta dari berbagai agama dapat menyampaikan pertanyaan secara langsung. Inilah yang membuat ceramah Zakir Naik dianggap sebagai wadah edukatif dan interfaith yang kuat.
BACA JUGA: Rangkaian Safari Dakwah Zakir Naik di Indonesia 2025, Berikut Jadwal Lengkapnya
Safari Dakwah di Indonesia 2025
Setelah delapan tahun, Zakir Naik akhirnya kembali ke Indonesia. Safari dakwahnya bertajuk Indonesia Lecture Tour 2025 ini akan berlangsung di beberapa kota besar seperti Surakarta, Malang, Bandung, dan Jakarta.
Antusiasme masyarakat terhadap kedatangannya sangat tinggi, terutama karena gaya ceramahnya yang unik dan mencerahkan.
Safari ini terbuka untuk umum dan gratis. Bahkan non-Muslim juga diundang untuk hadir, sejalan dengan semangat dakwah dialogis yang diusung Zakir Naik.
Adanya rekam jejak yang kuat di dunia dakwah internasional, biografi Zakir Naik menjadi inspirasi bagi banyak orang. Keputusannya meninggalkan dunia medis untuk fokus pada dakwah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam menyebarkan ilmu pengetahuan agama.
Jangan lewatkan kesempatan langka untuk menyimak langsung ceramah beliau dalam kunjungan ke Indonesia tahun ini! (*).





