Kesehatan

BNNP Jateng Kukuhkan 10 Ananda Bersinar, Pelajar Jadi Garda Terdepan Perangi Narkoba

×

BNNP Jateng Kukuhkan 10 Ananda Bersinar, Pelajar Jadi Garda Terdepan Perangi Narkoba

Sebarkan artikel ini
BNNP Jateng Kukuhkan 10 Ananda Bersinar, Pelajar Jadi Garda Terdepan Perangi Narkoba
Jalan Sehat Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 bertajuk One Step Against Drugs. Melangkah Bersama untuk Indonesia Bersinar yang digelar di halaman Kantor BNNP Jateng, Jalan Madukoro, Semarang. (Ellya/beritajateng.tv)

“Hari ini generasi muda tidak hanya kita ajak menjauhi narkoba. Mereka harus berdiri di depan menjadi bagian dari gerakan pencegahan. Kami berharap Sobat Bersinar menjadi embrio lahirnya lebih banyak pelajar yang berani menjadi agen perubahan,” kata Agus.

Sementara itu, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti menegaskan Pemerintah Kota Semarang mendukung penuh Gerakan ANANDA BERSINAR sebagai bagian dari upaya mencetak sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas.

“Anak-anak Kota Semarang adalah masa depan kita. Mereka harus tumbuh sehat, cerdas, memiliki karakter yang kuat, dan berada di lingkungan yang mampu melindungi mereka dari berbagai ancaman, termasuk narkoba. Pencegahan narkoba harus menjadi gerakan bersama, bukan hanya tugas BNN atau pemerintah,” ujar Agustina.

Ia juga mengapresiasi pengukuhan 10 Sobat Bersinar. Menurutnya, keterlibatan pelajar menjadi langkah penting karena pesan yang disampaikan sesama generasi muda lebih mudah di terima oleh teman sebaya.

“Saya ingin Sobat Bersinar menjadi contoh bahwa anak muda Kota Semarang bisa menjadi bagian dari solusi. Jadilah teman yang saling menjaga, saling mengingatkan, dan berani mengajak teman-temannya melakukan kegiatan positif. Jangan pernah takut mengatakan tidak terhadap narkoba,” pesannya.

Agustina menilai perlindungan terhadap anak dan remaja menjadi semakin penting di tengah bonus demografi yang akan Indonesia hadapi.

Menurutnya, keberhasilan mewujudkan Indonesia Emas 2045 sangat bergantung pada kualitas generasi mudanya.

“Indonesia Emas 2045 membutuhkan generasi yang sehat, cerdas, unggul, produktif, berkarakter, dan memiliki daya saing. Narkoba dapat merampas seluruh potensi itu. Ketika kita menyelamatkan satu anak dari narkoba, sesungguhnya kita sedang menyelamatkan satu masa depan,” tegasnya. (*)

 

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp