Jateng

BPBD Kabupaten Semarang Bentuk Destana di Duren dan Regunung, 40 Warga Dilatih Hadapi Bencana

×

BPBD Kabupaten Semarang Bentuk Destana di Duren dan Regunung, 40 Warga Dilatih Hadapi Bencana

Sebarkan artikel ini
BPBD Bencana
Masyarakat Desa Regunung dan Desa Duren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, mengikuti pelatihan kesiapsiagaan menghadapi bencana. (Bowo Pribadi/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang melatih 40 warga dari Desa Duren dan Desa Regunung, Kecamatan Tengaran, untuk memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana.

Pelatihan yang berlangsung selama empat hari tersebut menjadi bagian dari pembentukan Desa Tangguh Bencana (Destana) di kedua desa.

Peserta berasal dari berbagai unsur masyarakat, mulai dari perangkat desa, anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas), ketua RT/RW, kader PKK dan Posyandu, Karang Taruna, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga relawan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Semarang, Agus Cahyadi, mengatakan pelatihan bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat bencana secara mandiri.

BACA JUGA: BPBD Kabupaten Semarang Luncurkan Aplikasi SADEWA, Warga Kini Bisa Pantau Penanganan Bencana Real Time

“Masyarakat nantinya akan dapat melakukan pencegahan, penanganan darurat secara mandiri hingga pemulihan pascabencana,” ujar Agus, Sabtu, 25 Juli 2026.

Ia menjelaskan materi pelatihan meliputi kebijakan penanggulangan bencana, konsep Desa Tangguh Bencana, pengkajian risiko bencana di tingkat desa, hingga penyusunan dokumen rencana aksi pengurangan risiko dan penanggulangan bencana.

Selain pembekalan teori, peserta juga mengikuti simulasi penanganan keadaan darurat untuk menguji kesiapsiagaan dan koordinasi saat terjadi bencana.

“Pelatihan ini menjadi embrio pembentukan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) desa,” katanya.

BACA JUGA: Ramalan Dewila Viral, Sebut Jawa Tengah Perlu Waspada Bencana pada 2026, Benarkah?

Agus menambahkan narasumber dalam pelatihan berasal dari BPBD Kabupaten Semarang, anggota DPRD Kabupaten Semarang, serta fasilitator Desa Tangguh Bencana.

Melalui pelatihan tersebut, Desa Duren dan Desa Regunung resmi menjadi Desa Tangguh Bencana ke-93 dan ke-94 di Kabupaten Semarang.

Menurut Agus, pembentukan Destana ԁiharapkan mampu memperkuat kolaborasi antara masyarakat, pemerintah desa, BPBD, dan seluruh pemangku kepentingan dalam membangun budaya sadar risiko bencana.

“Pembentukan Destana akan membangun komitmen bersama antara warga desa, BPBD, dan pemangku kepentingan lainnya. Yaitu untuk mewujudkan budaya aman dan tangguh menghadapi bencana,” tegasnya. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi