Ekbis

Bukan Cuma Bazar Emas, Festival Tring! Pegadaian Solo Ajak Anak Muda Siapkan Masa Depan Finansial

×

Bukan Cuma Bazar Emas, Festival Tring! Pegadaian Solo Ajak Anak Muda Siapkan Masa Depan Finansial

Sebarkan artikel ini
Bukan Cuma Bazar Emas, Festival Tring! Pegadaian Ajak Anak Muda Siapkan Masa Depan Finansial
Keseruan Festival Tring! Pegadaian di Mall Paragon Solo. (Ellya/beritajateng.tv)

SOLO, beritajateng.tv – Akhir pekan di pusat perbelanjaan biasanya identik dengan belanja, kuliner, atau mencari hiburan. Namun, suasana berbeda terasa di Mall Solo Paragon pada 28 Oktober hingga 1 November 2026. Di tengah aktivitas pengunjung, Festival Tring! by Pegadaian menghadirkan pengalaman yang menggabungkan hiburan, edukasi keuangan, hingga pengenalan investasi emas.

Pengunjung yang awalnya hanya berjalan-jalan di mal bisa menemukan beragam aktivitas di area festival. Ada bazar emas, program tebus murah, photobooth, hingga permainan interaktif. Sejumlah pengunjung pun terlihat mampir untuk menikmati berbagai kegiatan yang tersedia.

Namun, Festival Tring! bukan sekadar tempat mencari hiburan. Pegadaian juga menghadirkan talkshow yang membahas manajemen keuangan, investasi, dan pembiayaan.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat di ajak memahami pentingnya mengelola uang sekaligus menyiapkan masa depan melalui kebiasaan finansial yang sehat.

BACA JUGA: ‎Malam Magis di Borobudur, Suara Andrea Bocelli Berpadu dengan Kemegahan Candi ‎ 

Salah satu agenda yang menarik perhatian berlangsung pada Sabtu sore. Pegadaian menghadirkan sesi berbagi pengalaman dari para juara Business Case Competition (BCC) Pegadaian Kanwil XI Semarang 2026. Sesi ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengenal dunia bisnis sekaligus belajar dari pengalaman kompetisi.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil XI Semarang, M Aries Aviani Nugroho, mengatakan festival tersebut menjadi salah satu cara perusahaan mendekatkan layanan kepada masyarakat.

Pegadaian ingin memperkenalkan inovasi produk dan layanan yang kini semakin mudah diakses melalui ekosistem digital.

Aries juga mendorong generasi milenial dan Gen Z agar mulai membangun kebiasaan finansial sejak dini. Menurutnya, investasi tidak harus menunggu seseorang memiliki penghasilan besar.

“Kami ingin mengajak generasi muda, khususnya milenial dan Gen Z, untuk mulai membangun kebiasaan finansial yang sehat. Salah satunya dengan berinvestasi emas sejak dini. Investasi bukan hanya tentang seberapa besar dana yang dimiliki, tetapi bagaimana kita membangun kebiasaan dan konsistensi untuk mempersiapkan masa depan,” ujar Aries.

Ia berharap festival tersebut tidak hanya menjadi tempat bertemunya Pegadaian dengan masyarakat, tetapi juga membuka ruang interaksi yang memberi manfaat bagi pengunjung.

“The real world itu sangat keras. Semoga ada interaksi antara kami di Pegadaian dengan masyarakat yang datang ke mal ini. Nikmati perjalanan acara ini dengan enjoy,” katanya.

Tring! dan cara baru mengenal investasi emas

Di balik berbagai hiburan yang ditawarkan, aplikasi Tring! menjadi salah satu hal yang ingin diperkenalkan Pegadaian kepada pengunjung. Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat mengakses ekosistem layanan digital emas tanpa harus selalu datang langsung ke kantor Pegadaian.

Kepala Departemen Business Support Pegadaian Kanwil XI Semarang, Julisna Rosiarni, menjelaskan Festival Tring! juga menjadi bagian dari upaya mendukung inklusi keuangan. Pegadaian ingin masyarakat semakin memahami investasi sekaligus mengenal pilihan layanan digital yang tersedia.

“Ini juga menjadi kesempatan kami menginformasikan kepada nasabah bahwa ada ekosistem digital emas yang mudah diakses melalui aplikasi Tring!. Dengan Tring!, masyarakat bisa melakukan investasi secara aman, cepat, dan transparan,” ungkap Julisna.

Festival tersebut sekaligus menandai satu tahun kehadiran Tring!. Pegadaian menggelar kegiatan serupa secara serentak melalui 12 kantor wilayah di berbagai daerah di Indonesia.

Menurut Julisna, festival tidak hanya berorientasi pada pengenalan aplikasi. Pegadaian juga menghadirkan layanan kepada masyarakat melalui berbagai promo, bazar, serta kegiatan yang memberi ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Ia menilai perkembangan teknologi telah mengubah cara masyarakat berinvestasi. Jika sebelumnya investasi emas lebih identik dengan kepemilikan emas fisik, kini masyarakat juga memiliki pilihan untuk bertransaksi melalui layanan digital.

“Investasi tidak hanya dalam bentuk fisik, tetapi juga bisa dilakukan secara digital. Melalui Tring!, masyarakat bisa mengetahui perkembangan harga emas sehingga lebih mudah memantau pergerakannya,” jelasnya.

Julisna menyebut minat generasi muda terhadap aplikasi Tring! menunjukkan perkembangan positif. Kalangan Gen Z menjadi salah satu kelompok yang banyak menunjukkan ketertarikan terhadap layanan digital tersebut.

Bagi Pegadaian, tren ini menjadi peluang untuk memperluas pemahaman masyarakat tentang investasi. Edukasi keuangan perlu hadir dengan cara yang dekat dengan keseharian generasi muda, termasuk melalui teknologi dan kegiatan publik yang lebih interaktif.

Festival Tring! di Solo Paragon pun menjadi salah satu upaya mempertemukan dua hal tersebut. Pengunjung bisa menikmati hiburan, mengenal produk Pegadaian, sekaligus memperoleh wawasan tentang pengelolaan keuangan. (*)

 

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp