Uncategorized

Capaian Pengembalian Sentuh 77%, Ini 3 Fakta Soal Gelang Xyloband Coldplay

×

Capaian Pengembalian Sentuh 77%, Ini 3 Fakta Soal Gelang Xyloband Coldplay

Sebarkan artikel ini
konser coldplay
Konser Coldplay 'Music od the Spheres.' (foto layar tangkap: Instagram/Coldplay)

JAKARTA, beritajateng.tv – Konser Coldplay tampaknya masih menyisakan memori yang dalam bagi para penggemarnya, khususnya di Indonesia. Salah satu hal yang menuai sorotan adalah gelang Xyloband.

Gelang Xyloband adalah salah satu hal yang menjadi sorotan publik dalam konser Coldplay selain kericuhan penonton non-tiket hingga pemberian kapal pembersih sungai dari band asal Inggris itu.

Xyloband wristband yang menjadi sorotan itu pun adalah salah satu alat yang dipinjamkan kepada penonton untuk keperluan konser.

Bentuk dari Xyloband itu cukup menarik dan minimalis, berwarna putih dan menyala di acara konser saja.

Dari pantauan beritajateng.tv di sosial media, tak sedikit para penonton yang membawa pulang gelang tersebut untuk kenang-kenangan. Bahkan ada yang menjualnya di X.

BACA JUGA: Raup Uang Hingga Rp5,1 Miliar, Ini Deretan Fakta Kasus Penipuan Tiket Coldplay oleh Mahasiswi di Jakarta

Mereka memamerkan gelang Xyloband ini di sosial media seakan  pelaku-pelaku tidak merasa bersalah.

Tentu hal tersebut mengundang amarah netizen Indonesia untuk ‘merujak’ para pelaku.

Berikut beberapa fakta tentang gelang Xyloband.

4 Fakta gelang Xyloband

1. Persentase pengembalian Xyloband di Indonesia

Pada hari Selasa (22/12) Informasi tersebut pihak penyelenggara acara dan manajemen Coldplay tepis.

Mereka menyebut bahwa persentase pengembalian gelang tersebut adalah 77 persen.

Perbandingan persentase pengebalian Xyloband di berbagai kota di setiap Negara yang sudah mendapat kehadiran Tour konser Coldplay ini.

Tokyo: 97 persen
Kopenhagen: 96 persen
Buenos Aires: 94 persen
Kaohsiung: 94 persen
Gothenburg: 85 persen
Amsterdam: 82 persen
Berlin: 80 persen

2. Teknologi gelang

Melansir dari laman Xyloband, gelang LED asli yang dikontrol radio dirancang untuk menciptakan pertunjukkan cahaya menakjubkan.

Gelang ini bekerja dengan menciptakan beberapa pola lampu kilat dengan LED RGB, yang dapat berubah ke warna apa pun, dan bisa diprogram untuk menciptakan beragam efek visual dan gambar menakjubkan.

BACA JUGA: 4 Fakta Penonton Konser Coldplay di GBK Jakarta, Penipuan Hingga Terobos Masuk Gratis