BACA JUGA: Gabut Garap Skripsi, Mahasiswi Unnes Buka Jasa Antar Jemput, Sehari Bisa Cuan Rp400 Ribu!
Terlebih di usianya yang menuju senja. Sehingga, kata Juwarni, menjadi Mbok Gendong adalah satu-satunya cara untuk terus bertahan hidup.
“Nggak ada pilihan kerja lain. Saya kan sudah tua, pasti udah nggak boleh kerja pabrik. Kalau mau jadi Mbok Gendong di Pasar Demak juga nggak ada,” tandas Juwarni. (*)





