Selain itu, Bagas juga mendorong pemerintah untuk mengeluarkan kebijakan penguatan kawasan guna pencegahan bencana banjir rob. Ada juga seruan untuk menghentikan pemakaian energi kotor dan beralih ke energi bersih yang berkeadilan.
BACA JUGA: Pemkot Semarang Apresiasi Lima Kelurahan Terbaik Program Kampung Iklim (Proklim) 2024
Ia pun menyoroti soal pengesahan RUU Masyarakat Adat. Bagas juga mendorong reforma agraria, pesisir, dan pulau-pulau kecil serta masyarakat pesisir dan pulau-pulau kecil sebagai subyek pembangunan.
“Terakhir, cabut semua perizinan yang berkaitan dengan Proyek Strategis Nasional (PSN), mega proyek ekstratif, dan reklamasi di sepanjang wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil,” tandasnya. (*)
Editor: Muammar R. Qadafi





