“Inovasi ini harus dilakukan, bukan hanya di sentra IKM, tapi juga sampai tingkat kelurahan dengan membuat pusat keramaian, seperti pasar tiban ataupun pameran IKM,” tuturnya.
Menurut Joko, IKM di Kota Semarang harus terus naik. Apalagi jika tidak ada pelaku usaha, perekonomian Kota Semarang tidak akan naik saat pandemi. Bahkan pertumbuhan, ekonomi pada 2021 disokong oleh para pelaku usaha naik IKM maupun UMKM.
“Laju pertumbuhan perekonomian di Kota Semarang pada 2021 di angka 5,61 persen. Capaian itu jauh dibandingkan tahun sebelumnya yang mengalami perlambatan, bahkan pada 2020 laju perekonomian Kota Semarang mengalami minus 1,85 persen. Untuk itu kami terus mendukung perkembangan bisnis di Kota Semarang lewat berbagai cara,” tambahnya. (Ak/El)





