Pendidikan

Di Bawah Kepemimpinan Agustina-Iswar, Akses Pendidikan Terbuka Lebar dan Ijazah Tertahan Akhirnya Kembali ke Pemiliknya

×

Di Bawah Kepemimpinan Agustina-Iswar, Akses Pendidikan Terbuka Lebar dan Ijazah Tertahan Akhirnya Kembali ke Pemiliknya

Sebarkan artikel ini
Di Bawah Kepemimpinan Agustina-Iswar, Akses Pendidikan Terbuka Lebar dan Ijazah Tertahan Akhirnya Kembali ke Pemiliknya
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti berfoto dengan siswa Semarang. (Doc. Humas)

Semarang Makmur dengan penguatan ekonomi kerakyatan membuat orang tua memiliki penghasilan untuk menyekolahkan anak-anaknya. Tercermin dari capaian pajak hiburan 106,38 persen dan pajak restoran 104,31 persen di tengah kebijakan efisiensi nasional.

Semarang Tangguh dengan infrastruktur yang membaik memudahkan akses anak-anak menuju sekolah. Termasuk penanganan banjir yang mengentaskan genangan seluas 230,98 hektare.

Target 2026: Makin Banyak Warga Tersentuh Layanan Pendidikan

Memasuki tahun kedua, Agustina-Iswar tak berpuas diri. Berbagai target telah disiapkan untuk memperluas jangkauan layanan pendidikan:

· Perluasan program sekolah swasta gratis dari 129 menjadi 135 sekolah
· Perluasan program beasiswa untuk ribuan siswa miskin dan berprestasi
· Pembangunan infrastruktur pendidikan lanjutan
· Penyelenggaraan 15 kompetisi olahraga, seni, dan inovasi
· Fasilitasi kompetisi internasional bagi talenta muda Semarang

“Tahun depan kita kejar target yang lebih tinggi. Tidak boleh ada anak Semarang yang tidak sekolah karena alasan biaya. Semua harus mendapat akses pendidikan yang layak. Ini janji Agustina-Iswar kepada warga Semarang,” tegas Agustina.

Satu tahun kepemimpinan Agustina-Iswar membuktikan bahwa mencerdaskan anak bangsa tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah.

Perlu gotong royong semua pihak: sekolah yang peduli, guru yang dedikatif, orang tua yang mendukung, dan anak-anak yang semangat belajar.

Ribuan guru yang mengajar dengan dedikasi tinggi, puluhan ribu orang tua yang mendukung pendidikan anak-anaknya. Serta puluhan ribu siswa yang semangat belajar dan berprestasi, semua bergerak bersama mewujudkan Semarang Cerdas.

Satu tahun perjalanan Agustina-Iswar membuktikan bahwa ketika pemerintah hadir dan warga bergerak bersama. Pendidikan benar-benar menjadi milik semua.

Semarang cerdas bukan sekadar slogan. SPP tertunggak di lunasi, ijazah di bagikan, beasiswa di berikan, ruang kelas di perbaiki, dan kompetisi di gelar. Semua adalah wujud nyata bahwa pemerintah hadir untuk masa depan anak-anak Semarang.