Semarang, 26/11 (BeritaJateng.tv) – Ajil Dito dan para pemain film Keramat 2 Caruban Larang mengungkapkan kejadian mistis selama syuting di lokasi angker yang ada di Cirebon.
Film Keramat 2 Caruban Larang mengambil lokasi yang terkenal angker dan penuh mistis selama penggarapan 21 hari syuting.
Untuk menjaga kenyamanan saat proses syuting di lokasi yang angker, Ajil Dito dan para pemain langsung di kawal tim spiritual dari Keraton Cirebon.
“Film Keramat 2 Caruban Larang ini kan mengangkat budaya dan tari Keraton Cirebon, jadi selama proses syuting juga melibatkan Keraton Cirebon,” katanya usai gala premier di Sinema XXI DP Mall Semarang, Sabtu.
Banyak pengalaman mistis di lokasi syuting yang terkenal angker dan berbahaya bagi masyarakat umum.
Ia mengakui tim spiritual Keraton Cirebon sangat membantu selama proses syuting.
“Ada tim spiritual yang mendampingi dari Keraton Cirebon, langsung dari keraton corebon yang nemenin,” katanya.
Selain tim spiritual, Keraton Cirebon juga ikut melihat dan menilai sejauh mana tarian topeng khas Cirebon dibawakan oleh para pemain.
Terutama kepada para aktris pemain perempuan seperti Lutesha Ute, Arla Ailani, Josephine Firmstone dan Maura Gabrielle, yang ikut membawakan tarian topeng Cirebon.
Sebab, mereka sendiri sebetulnya tidak memiliki basik untuk menari.
“kita enggak ada basik menari sama sekali dan kita belajar tari empat hari sebelum shooting untuk belajar tari topeng,” kata Arla Ailani dan rekan lainnya.
Demi tampil sempurna untuk membawakan tarian topeng, pihak Keraton Cirebon juga langsung melihat dan menilai.
“Dan hasil tariannya mereka lihat dulu, jadi benar-benar enggk mau kesalahan, karena kita membudayakan, jadi benar-benar orang keraton yang sendiri langsung melihat tarian yang ada di film itu,” katanya.
Film Keramat 2 Caruban Larang mengisahkan sekumpulan anak muda dari Jakarta berangkat menuju Cirebon dengan berbagai tujuan berbeda.
Arla, Jojo, Maura yang ingin melakukan riset tugas akhir dibantu oleh Umay yang sedang membuat dokumenter.





