Widya mengungkap program tersebut hadir untuk menjawab persoalan penyandang disabilitas yang masih menghadapi kesulitan dalam mendapatkan pekerjaan.
Hingga saat ini, kata Widya, sekitar 30 penyandang disabilitas tunarungu dan tunadaksa telah terserap melalui program Difabis di DKI Jakarta.
Tak Hanya Membuka Lapangan Kerja, Barista Difabis Dibekali Sertifikasi BNSP
Widya mengatakan, Baznas DKI Jakarta tidak hanya membuka lapangan pekerjaan bagi penyandang disabilitas. Sebelum bekerja, mereka juga mendapatkan pelatihan.
Bahkan pada 2024, Baznas DKI Jakarta telah menggelar pelatihan sertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) bagi barista penyandang disabilitas.
“Alhamdulillah sudah 20 barista disabilitas yang sudah kami sertifikasikan,” ucap Widya.
Pelatihan tersebut berlangsung sekitar 25 hari kerja, kemudian dilanjutkan dengan uji kompetensi selama dua hari.
BACA JUGA: Kafilah MTQ Nasional XXXI Disebut Kepincut Batik Pewarna Alam Malon Semarang
Widya mengatakan, sertifikasi tersebut menjadi salah satu bentuk pembekalan agar barista penyandang disabilitas memiliki kompetensi yang diakui secara nasional.
Adapun pelatihannya diberikan secara gratis. Selain itu, peserta juga mendapatkan uang saku dan kebutuhan pendukung selama pelatihan.
“Bentuk intervensinya adalah kami memberikan pelatihan itu secara gratis dan ada uang sakunya dan sebagainya, ada konsumsi dan lain-lain,” imbuh Widya.
Program Direplikasi di Mojokerto, Kini Difabis Coffee and Tea Punya Sembilan Cabang
Program pemberdayaan tersebut juga mulai direplikasi di luar DKI Jakarta. Widya mengatakan, pada tahun sebelumnya Baznas Kota Mojokerto bekerja sama dengan Baznas DKI Jakarta untuk membuka cabang Difabis di Kota Mojokerto.
“Baznas Kota Mojokerto dia replikasi program kami, kami kerja sama. Mereka kerja sama dengan DKI untuk membuka cabang Difabis di Kota Mojokerto,” ujarnya.
Dengan tambahan cabang di Mojokerto tersebut, program Difabis kini memiliki sembilan cabang, dengan seluruh pekerjanya merupakan penyandang disabilitas.
Difabis Coffee and Tea Berpeluang Buka Cabang di Jawa Tengah, Tak Terkecuali Kota Semarang
Kehadiran Difabis di Pameran Serambi Nusantara juga membuka peluang coffee shop tersebut hadir di Jawa Tengah, termasuk Kota Semarang.





