“Kami belum dapat menyimpulkan penyebab kejadian sebelum seluruh proses pemeriksaan laboratorium selesai. Karena itu, kami mengimbau masyarakat tidak berspekulasi dan menunggu hasil pemeriksaan yang sedang berjalan,” tegasnya.
Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan SMK Negeri 6 Semarang, penyelenggara SPPG Kota Semarang Timur Karangturi, Yayasan Putra Maju Mapan Mandiri, serta lintas sektor terkait agar proses penelusuran berjalan cepat dan menyeluruh.
Sebagai langkah antisipasi, distribusi makanan dari penyelenggara SPPG yang terkait dalam kejadian ini berhenti sementara hingga hasil penyelidikan epidemiologi dan pemeriksaan laboratorium selesai.
Selain itu, petugas kesehatan terus memantau kondisi siswa dan guru yang menjalani perawatan maupun observasi. Pendataan terhadap seluruh penerima manfaat juga masih berlangsung untuk memastikan tidak ada korban yang luput dari penanganan.
Dinas Kesehatan Kota Semarang memastikan akan menyampaikan perkembangan hasil penyelidikan dan pemeriksaan laboratorium secara berkala setelah seluruh proses investigasi selesai berjalan. (*)





