Pertama, tuturnya, mengurangi beban pengeluaran yakni dengan bantuan sosial dan jaminan sosial.
“Kedua meningkatkan pendapatan. Caranya dengan peningkatan produktivitas dan pemberdayaan masyarakat serta pemberian akses dan penguatan ekonomi bagi pelaku usaha mikro dan kecil,” sambung Imam.
Ketiga, lanjut dia, dengan mengoptimalkan peningkatan produktivitas dan pemberdayaan masyarakat.
“Jadi kita bareng-bareng gotong royong untuk ikhtiar menurunkan angka kemiskinan di Jawa Tengah. Termasuk melibatkan teman-teman perusahaan, BUMN, BUMD, kemudian dinas instansi vertikal juga melalui Baznas,” tandasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





