Sementara itu, Kepala Desa Jatirejo, Kharisma Teguh Pribadi mengungkapkan, Desa Jatirejo beruntung memiliki Balai Panjang. Situs ini merupakan ikon wisata religi di desanya.
“Sebagai ikon wisata reliji, nantinya juga akan di padukan dengan wisata alam yang saat ini sedang dalam proses pembangunan di wilayah barat desa kami,” ungkapnya.
Salah satu keunikan Balai Panjang, lanjutnya, sudah berumur ratusan tahun. Bahkan kayu-kayunya juga masih asli seperti saat pertama kali dibangun dan belum pernah diganti.
BACA JUGA: Menyelamatkan Balai Panjang, Situs Walisongo yang Terdampak Bencana di Desa Jatirejo
Semuanya masih di pertahankan keasliannya. “Kecuali renovasi untuk bangunan pendopo joglo yang berfungsi untuk melindungi situs Balai Panjang,” kata Kharisma.
“Selain situs Balai Panjang, potensi wisata reliji di Desa Jatirejo adalah Masjid Baiturrohim yang telah berusia ratusan tahun, Makam Petik Penawangan, dan Sendang Tapak Wali,” jelasnya. (*)
Editor: Farah Nazila





