UNGARAN, beritajateng.tv – Anggota DPRD Jawa Tengah, Bagus Suryokusumo, menyebut kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) desa terluar di Kabupaten Semarang, yang berbatasan langsung dengan daerah lain, tidak boleh tertinggal.
Misalnya, kata Bagus, seperti Desa Kawengen yang berbatasan dengan Kabupaten Demak, Desa Kalilateng dan Desa Mluweh yang berbatasan langsung dengan Kota Semarang.
Menurutnya, jika SDM di sejumlah desa terluar di Kecamatan Ungaran Timur ini tidak mau berkembang, maka selamanya akan terus tertinggal dan tak akan pernah menikmati kemajuan.
Hal itu Bagus Suryokusumo ungkapkan di hadapan 50-an kader penggerak PKK Desa Kawengen, Kecamatan Ungaran Timur, Selasa, 11 Februari 2024.
BACA JUGA: Kekerasan Perempuan-Anak di Jateng Masih Tinggi, Bagus Suryokusumo: PKK Bisa Berperan Mencegah
Bagus menyebut, peningkatan kualitas SDM menjadi keharusan agar bisa sejajar dengan desa-desa lain yang ada di wilayah Kabupaten Semarang.
Untuk itu, ia mengajak para kader PKK Desa Kawengen kompak bagi kemajuan desanya. Caranya, yakni tutut berpartisipasi membangun SDM yang lebih maju.
“Sebagai wakil rakyat asal Kabupaten Semarang, saya tidak mau melihat Desa Kawengen terus tertinggal,” tegas Bagus. Hal itu ia sampaikan dalam kegiatan “Ramah Tamah Curhat Mas Dewan”.
Anggota DPRD Jateng tekankan pentingnya pemahaman pendidikan politik untuk majukan desa
Salah satu hal yang Bagus tekankan kepada para kader penggerak PKK Desa Kawengen ialah pentingnya pemahaman pendidikan politik sebagai sarana memajukan desa.
Menurutnya, masih banyak masyarakat yang belum betul-betul paham dan bahkan masih memperoleh informasi yang kurang pas terkait pendidikan politik.
Contohnya, masyarakat ternyata hanya tersadar ketika akan menghadapi momentum atau untuk kepentingan tertentu, misalnya saat menjelang Pemilu.
Sehingga, kata Bagus, masih banyak masyarakat yang melihat infrastruktur lingkungannya yang menjadi semakin bagus karena peran pribadi wakil rakyat tertentu.
BACA JUGA: Dengar Curhatan Emak-Emak Soal Penerimaan Siswa Baru, Ini Kata Anggota DPRD Jateng Bagus Suryokusumo
“Padahal itu semua yang biayai uang rakyat, kemudian kembali lagi kepada masyarakat, melalui aspirasi wakil rakyat,” tambahnya.
Oleh karena itu, kegiatan Ramah Tamah Curhat Mas Dewan ini merupakan ikhtiarnya untuk membangun kedekatan. Selain itu, juga untuk membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat.
“Dari sini saya dapat menyerap apa yang masyarakat inginkan dan butuhkan untuk kemajuan desanya,” tandas Bagus. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





