Pariwisata

DPRD Jawa Tengah Sambut Baik Pembukaan Rute Penerbangan ke Karimunjawa: Dongkrak Pariwisata

×

DPRD Jawa Tengah Sambut Baik Pembukaan Rute Penerbangan ke Karimunjawa: Dongkrak Pariwisata

Sebarkan artikel ini
Bandara Dewadaru | Penerbangan Perintis | Rute Penerbangan Karimunjawa Mancanegara
Bandara Dewadaru di Karimunjawa, Jepara. (Foto: Google Review/Bandar Udara Dewadaru)

SEMARANG, beritajateng.tv – Rencana pembukaan rute penerbangan ke Karimunjawa, Jepara, Jawa Tengah, menuai respons positif.

Bersamaan dengan adanya usulan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Kepariwisataan, DPRD Provinsi Jawa Tengah pun menyambut baik rute penerbangan ke Karimunjawa tersebut.

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, menyambut positif wacana pembukaan jalur penerbangan ke Karimunjawa itu.

Saleh menyebut, selaku koordinator mitra komisi yang membawahi sektor pertanian, perikanan, UMKM, investasi, hingga, pariwisata, pihaknya menilai langkah itu strategis untuk mendukung kemajuan pariwisata, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat.

Tak hanya membuka pintu bagi wisatawan, adanya penerbangan ke Karimunjawa menurutnya juga akan mempermudah akses logistik.

“Selain menumbuhkan pariwisata juga tentu akan mempermudah pergerakan manusia dan barang menuju ke Karimunjawa dan keluar dari Karimunjawa,” ujar Saleh saat beritajateng.tv hubungi, Minggu, 19 Januari 2025.

BACA JUGA: Penerbangan Langsung Rute Semarang dan Jogja ke Karimunjawa Buka April 2025, Ini Maskapainya

Saleh mengaku pihaknya terus mendorong Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah yang kini tengah memproses perizinan pesawat.

Adapun perusahaan maskapai yang berminat ialah Fly Jaya, dengan rute penerbangan Yogyakarta International Airport (YIA) ke Dewadaru (Karimunjawa).

Apabila perizinannya lancar, transportasi lewat jalur udara ini akan beroperasi mulai April 2025 mendatang.

“Tentu pihak maskapai sudah berhitung terkait dengan kemungkinan-kemungkinan jumlah penumpang, dan lain lain. Sehingga kita perlu dorong agar penerbangan ini juga lancar dan sukses,” tegasnya.

Lebih lanjut, Saleh mengaku akan berkomunikasi lebih lanjut dengan Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Provinsi Jateng, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jepara, serta anggota dewan di Dapil Jepara untuk menyukseskan jalur penerbangan ini.

“Kami DPRD coba nanti akan berkomunikasi dengan Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Jateng terkait kemungkinan apa saja yang bisa kami support untuk hal ini [pembukaan rute penerbangan ke Jepara],” pungkasnya.

Maskapai Fly Jaya buka rute penerbangan ke Karimunjawa

Kabar sebelumnya, Maskapai Fly Jaya kabarnya akan membuka rute penerbangan Yogyakarta ke Karimunjawa. Hal itu terungkap oleh Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Jawa Tengah, Agung Hariyanto.

“Jadi tahun ini ada maskapai penerbangan Fly Jaya yang bernecana akan buka rute penerbangan dari Jogja ke Karimunjawa, Bandara Dewadaru,” ungkap Agung.

Menurut keterangannya, rute YIA-KWB itu akan beroperasi dengan pesawat ATR, kapasitas maksimal 70 orang.

Agung pun turut mengungkap kemungkinan bukanya rute dari Jakarta (Halim Perdanakusuma) menuju Dewadaru jika peminatnya tinggi.

BACA JUGA: Asyik! Rute Pesawat Jogja-Karimunjawa Segera Buka, Ini Maskapai dan Tarifnya

“Sementara ini dari Jogja dulu, nanti liat perkembangan pasarnya. Kalau pasarnya cukup bagus, akan buka dari Halim ke Karimunjawa,” sambung dia.

Jika perizinan berjalan lancar, kata Agung, penerbangan YIA-KWB akan mulai beroperasi pada April 2025.

Untuk harga tiket, Agung belum bisa menyampaikan secara pasti. Namun, ia menyebut banderol tiketnya sekitar Rp1 jutaan.

“Ini terbosoan kita, karena sejak awal kami mengusulkan pada Perhubungan untuk bisa dibuka kembali rute penerbangan ke Dewadaru. Kita lakukan forum komunikasi dengan para asosiasi, akhirnya direspons oleh Fly Jaya. Citilink, Lion, kami undang, tapi yang berminat Fly Jaya,” akunya. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp