Hukum & Kriminal

Dua Anjing di Mijen Semarang Mati Diduga Dianiaya-Diracun, Pemilik Curiga Maling Satroni Rumah

×

Dua Anjing di Mijen Semarang Mati Diduga Dianiaya-Diracun, Pemilik Curiga Maling Satroni Rumah

Sebarkan artikel ini
Anjing Mijen
Anjing yang mati diduga akibat kekerasan maupun keracunan di Mijen, Kota Semarang. (Foto: Dok. Pribadi)

“Tiba-tiba anjing saya yang satu itu, namanya Roket. Itu kan ada di kasur. Tiba-tiba lari sempoyongan. Terus habis itu dia kejang-kejang, muntah keluar busa,” kata Jo.

Kondisi tersebut membuat Jo semakin curiga. Ia menemukan potongan daging ayam dalam muntahan Roket. Menurut Jo, makanan tersebut tidak pernah diberikan kepada kedua anjingnya.

Ia juga menyebut muntahan tersebut memiliki aroma yang menurutnya menyerupai potasium sianida. “Yang dimuntahin seperti daging ayam. Terus muntahannya bau potas,” ungkapnya.

Selain dugaan keracunan, Jo mengaku menemukan luka pada bagian kaki Roket yang diduga akibat pukulan.

Dua Anjing Peliharaan Mati, Pemilik di Mijen Curiga Pencuri Berupaya Masuk Rumah

Temuan pada kedua anjing tersebut membuat Jo menduga ada seseorang yang mencoba masuk ke rumahnya. Ia mengaitkan dugaan tersebut dengan pengalaman kehilangan dua tabung LPG sekitar dua bulan sebelumnya.

“Jadi kan saya pernah kehilangan tuh sekitar dua bulanan. Saya kehilangan gas LPG,” katanya.

Jo menduga orang tersebut kemungkinan kembali mencoba masuk ke rumah. Namun, keberadaan anjing membuat aksi tersebut diduga terganggu karena gonggongan kedua hewan peliharaannya.

“Kemungkinan besar mungkin ada yang mau masuk lagi. Tapi melihat ada anjing saya yang kedua akhirnya menggonggong, itu anjingnya,” lanjutnya.

BACA JUGA: Mall Pet Friendly Timbulkan Pro dan Kontra, Komunitas Anjing Semarang: Kami Ingin Diterima Masyarakat

Rumah Jo berada di bagian ujung kampung yang berbatasan langsung dengan area persawahan. Akses menuju rumah tersebut juga disebut hanya melalui satu jalan.

Kasus kematian Black dan Roket kini telah dilaporkan kepada polisi. Polsek Mijen membenarkan adanya laporan terkait kejadian tersebut.

Kapolsek Mijen, Kompol Fajar Widiyanto, mengatakan polisi masih melengkapi berkas untuk proses penyelidikan. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kematian kedua anjing serta memastikan dugaan kekerasan maupun keracunan yang disampaikan pemilik.

“Iya. Sambil melengkapi berkas untuk proses penyelidikan,” kata Fajar. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi