SEMARANG, beritajateng.tv – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah mengapresiasi Jateng Media Summit 2026 sebagai ruang kolaborasi antara media mainstream dan homeless media dalam memperkuat penyebaran informasi yang akurat kepada masyarakat.
Apresiasi tersebut datang dari Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen alias Gus Yasin yang hadir langsung memberikan keynote speech pada hari kedua pelaksanaan Jateng Media Summit 2026 di KHAS Hotel Semarang, Kamis, 21 Mei 2026.
Gus Yasin menilai pertemuan tersebut dapat menjadi jembatan agar generasi muda memperoleh informasi yang lebih valid dan dapat dipertanggungjawabkan.
“jadi dukungan kami kepada media mainstream adalah bagaimana nantinya anak-anak kita itu benar-benar memiliki data yang akurat,” ujar Gus Yasin usai menghadiri Jateng Media Summit 2026.
BACA JUGA: Kejurprov Junior Panahan Jateng 2026 Ꭰiikuti 948 Peserta, Atlet SLOMPN Ikut Bertanding
Gus Yasin menuturkan, kebutuhan terhadap informasi yang valid semakin penting sebab generasi mendatang membutuhkan dasar data yang kuat dalam mengambil keputusan.
“Sehingga pembacaannya itu akan semakin berbobot. Sehingga nanti keputusan-keputusan itu benar-benar bisa dipertanggungjawabkan,” imbuh dia.
Arus Informasi Kian Deras, Gus Yasin Sebut Anak Muda Butuh Data Akurat
Gus Yasin menilai, kualitas informasi sangat bergantung pada pihak yang menyajikan data kepada masyarakat. Menurutnya, informasi yang tidak melalui proses verifikasi berpotensi memunculkan kesimpulan yang keliru.
Ia mengatakan generasi mendatang membutuhkan sumber informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.
“Nah, data-data ini kalau penyaji datanya itu tidak memberikan data yang baik nanti yang akan muncul itu adalah data-data yang tidak valid,” ujar Gus Yasin.
BACA JUGA: Hari Santri 2025, DPRD Jateng Dorong Santri Berdaya, Gus Yasin Ajak Kembali ke Semangat Revolusi Jihad
Kondisi tersebut, kata Gus Yasin, menjadi salah satu alasan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam ekosistem media.
“Sebagai pemimpin, anak-anak yang akan datang itu butuh data-data,” katanya.





