Zulhas meminta seluruh kader PAN di Jawa Tengah ikut mendukung program prioritas Prabowo, khususnya program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Ia menilai, keberhasilan dua program ini akan berdampak langsung pada penguatan ekonomi rakyat di daerah. Terlebih, kata Zulhas, penerima manfaat MBG direncanakan sebanyak 82 juta pelajar di Indonesia.
“Misalnya makanan bergizi, kan 82 juta [penerima manfaat] itu besar sekali idenya Pak Prabowo itu. Untuk 82 juta penerima manfaat tentu tidak mudah, maka harus kita dukung, tentu ada masalah ya kan,” ujar Zulhas.
Selain MBG, Zulhas menegaskan pentingnya peran kader PAN dalam menyukseskan KDMP. Menurutnya, Jawa Tengah akan menjadi salah satu wilayah strategis untuk mendorong ketersediaan protein hewani dari sektor perikanan dan peternakan.
“Kemudian Koperasi Desa harus kita dukung sukseskan. Saya minta teman-teman untuk pelopor memperjuangkan swasembada pangan ya, ini Mas Trengono pelopor untuk protein ikan. Nanti ada ayam, sapi, di Jawa Tengah ini akan dibangun besar-besaran tambak ya,” kata dia.
Zulhas menggambarkan besarnya kebutuhan pangan di Jawa Tengah jika program MBG berjalan secara maksimal.
“Ya, bayangin nanti kalau 82 juta anak tiap hari makan, berapa perlu ikan? Berapa perlu telur? Ya maka teman-teman di sini bersama teman-teman partai lain untuk turut mendukung all out agar program ini berhasil, sukses,” terang dia.
BACA JUGA: Anggaran MBG dari BGN Belum Cair, Dapur SPPG di Padaan Blora Mandek Beroperasi
Tak hanya itu, pihaknya juga optimistis bahwa kerja politik yang solid akan mengembalikan perolehan suara PAN seperti dahulu.
“Target di Jawa Tengah ya kalau kerja keras [akan memeroleh suara] banyak, otomatis nanti balik yang dulu plus bonus. Ya, dulu kan kami delapan terus, enggak pernah kurang kan? Nanti balik plus bonus,” pungkas Zulhas.
Sementara itu, Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono mengungkapkan besarnya potensi kebutuhan ikan untuk mendukung program MBG di Jawa Tengah.





