Viral

Eropa Hadapi Gelombang Panas Terparah Dalam Sejarah, Begini Alasannya

×

Eropa Hadapi Gelombang Panas Terparah Dalam Sejarah, Begini Alasannya

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi matahari. (Pexels/Pixabay)
Ilustrasi matahari. (Pexels/Pixabay)

BACA JUGA: Cuaca Wisata di Jateng Hari Ini 27 Juni 2026, Cek Sebelum Liburan!

Para peneliti membantah anggapan yang mengaitkan gelombang panas tersebut semata-mata dengan variasi iklim alami.  Termasuk pengaruh fenomena El Nino yang sedang berkembang di kawasan Samudra Pasifik.

Menurut para ilmuwan, keberadaan sistem tekanan tinggi yang menjebak udara panas di atas Eropa sekaligus membawa aliran udara hangat dari Gurun Sahara sebenarnya merupakan pola yang umum terjadi saat musim panas.

Cuaca Ekstrem

Namun, kondisi tersebut kini menghasilkan suhu yang jauh lebih tinggi dibandingkan biasanya karena dipicu oleh dampak pemanasan global yang terus meningkat.

Sementara itu, Carolina Pereira Marghinda dari Red Cross Red Crescent Climate Centre menjelaskan bahwa sejak gelombang panas besar melanda Eropa pada 2003.

Banyak negara telah mengalokasikan investasi untuk memperkuat sistem peringatan dini serta menyusun berbagai strategi mitigasi.

Upaya tersebut terbukti mampu mengurangi jumlah korban jiwa dalam berbagai peristiwa cuaca ekstrem. Meski demikian, menurutnya, intensitas gelombang panas yang semakin meningkat.

Hal itu karena akibat perubahan iklim membuat langkah-langkah yang ada saat ini tidak lagi cukup untuk menghadapi risiko yang terus bertambah. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp