Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Semarang, Riyanto, menambahkan bahwa tahun ini pihaknya menganggarkan pengadaan dua unit EWS baru dengan nilai sekitar Rp 80 juta per unit.
“Salah satunya akan memasang di Sungai Plumbon, dan satu lagi di Sungai Sringin. Tahun lalu belum ada anggaran karena terdampak refocusing,” kata Riyanto.
Menurutnya, keberadaan EWS menjadi semakin penting karena pola bencana di Kota Semarang kini bergeser ke wilayah barat, termasuk kawasan Tugu dan sekitarnya.
“EWS ini sangat membantu kesiapsiagaan warga. Ke depan, sistemnya akan terintegrasi dengan CCTV dan bisa dipantau secara online,” ujarnya.
Riyanto memperkirakan pemasangan EWS baru akan terlaksana sekitar April 2026, menyesuaikan Rencana Anggaran Kas daerah. Ia menegaskan seluruh proses akan mengikuti aturan agar tidak menimbulkan persoalan administrasi di kemudian hari.
“Targetnya April mulai terpasang. Kami menyesuaikan RAK, karena kalau mendahului bisa menjadi temuan pemeriksa,” pungkasnya. (*)
Editor: Elly Amaliyah





