SEMARANG, beritajateng.tv – Viral nama brand skincare anak “Moell” dugaan kuat menjadi sponsor dalam acara live streaming YouTube bertajuk Marapthon.
Kontroversi Marapthon ini memicu beragam reaksi dari warganet, terutama karena mereka anggap tidak sejalan dengan citra produk anak.
Berikut sejumlah fakta polemik tersebut:
Fakta-fakta Dugaan Brand Skincare Anak Sponsori Marapthon
1. Dugaan Moell Jadi Sponsor Acara Marapthon
Kehadiran brand Moell dalam acara Marapthon memicu asumsi publik bahwa produk skincare anak tersebut menjadi sponsor resmi. Hal ini diperkuat dengan tampilan para anggota Marapthon yang mengenakan kaos bertuliskan “Moell”.
2. Erika Carlina dan Andrew Jadi Sorotan
Figur publik Erika Carlina bersama anaknya, Andrew, hadir sebagai bintang tamu dalam acara tersebut. Andrew sendiri disebut sebagai brand ambassador Moell, sehingga semakin menguatkan persepsi keterlibatan brand dalam acara itu.
BACA JUGA: Viral Jastip Nyekar Ziarah saat Lebaran Idul Fitri 2026, Kirim Doa Seharga Rp50 Ribu
3. Konten Acara Dinilai Tidak Mendidik
Marapthon menuai kritik karena kontennya dianggap tidak sesuai dengan nilai edukatif, terutama untuk dikaitkan dengan brand anak. Warganet menyoroti adanya unsur dugem dan konsumsi alkohol dalam tayangan tersebut.
Salah satu komentar warganet berbunyi:
“Salfok Moell jadi sponsor acara mabok-mabokan gini, sebagai pengguna produknya kecewa sih. Ini acara nggak mendidik.”
4. Pemilik Moell Buka Suara
Menanggapi polemik tersebut, pemilik brand Moell, Uung Victoria Finky, akhirnya memberikan klarifikasi melalui akun Threads pribadinya. Ia menegaskan bahwa:
“Moell tidak mensponsori acara Marapthon.”
6. Kerja Sama Hanya dengan Andrew
Menurut Uung, keterlibatan Moell dalam acara tersebut bukan dalam bentuk sponsorship, melainkan kerja sama dengan Andrew sebagai brand ambassador.
Kerja sama itu di sebut memiliki tujuan utama untuk mendukung program sosial Moell yang akan dilaksanakan di Kangean, Madura.
7. Moell Klaim Sudah Tetapkan Aturan
Uung juga menjelaskan bahwa pihaknya telah menetapkan sejumlah aturan dalam kerja sama tersebut, di antaranya:
- Ruangan harus steril
- Tidak boleh ada rokok
- Tidak boleh ada alkohol
Namun, implementasi di lapangan menjadi sorotan karena ternilai tidak sesuai dengan aturan tersebut.
8. Jadi Bahan Evaluasi Internal
Pihak Moell mengakui bahwa kejadian ini menjadi evaluasi penting bagi brand ke depannya. Uung menyampaikan permintaan maaf sekaligus apresiasi atas kritik yang publik berikan.
BACA JUGA: Siapa Feri Amsari? Pakar Hukum yang Terlibat Debat Panas Viral dengan Abu Janda
Ia menilai kritik dari warganet sebagai bentuk kepedulian terhadap brand, sekaligus membuka “blind spot” yang sebelumnya tidak terlihat.
Kontroversi produk anak di Maraphton ini menunjukkan pentingnya konsistensi antara nilai brand dengan aktivitas promosi atau kolaborasi. Meski Moell membantah menjadi sponsor resmi, persepsi publik tetap terbentuk dari visual dan konteks acara. (*)





