SEMARANG, beritajateng.tv – Setelah sukses menginspirasi Gen Z di Pontianak dan Surabaya, Tri melalui Festival Generasi Happy hadir di Semarang, Sabtu.
Kota Semarang menjadi kota ketiga dari rangkaian lima kota Festival Generasi Happy di 2023. Yaitu Pontianak, Surabaya, Semarang, Tangerang, dan Lampung.
Rangkaian program Generasi Happy 2023 di Semarang. Mulai dengan kegiatan school & campus visit, kompetisi dance, dan puncak Festival.
SVP Head of Brand & Marketing Communications Tri, Galuh Neftita mengatakan, melalui festival ini mengajak Gen Z. Untuk lebih memahami pentingnya literasi digital dan memanfaatkan dunia digital secara kreatif dan positif.
Semarang menjadi destinasi dari Festival Generasi Happy. Karena provinsi Jateng merupakan satu dari lima Provinsi di Indonesia dengan indeks literasi digital tertinggi, yakni dengan skor 3,611.
Hal ini menegaskan bahwa Gen Z di Semarang, yang termasuk wilayah Jawa Tengah. Memiliki pemahaman literasi digital yang baik dan dapat di tingkatkan dalam skor skala nasional.
Festival Generasi Happy Semarang hadir untuk semakin memperkuat bekal literasi digital Gen Z di Semarang. Agar dapat menghadapi tantangan dunia digital masa kini dan mendatang.
“Program Generasi Happy merupakan wujud nyata komitmen Tri dalam mendukung aktivitas generasi muda di dunia digital agar bisa berkarya secara kreatif dan positif. Hal ini sejalan dengan tantangan yang di hadapi oleh para Gen Z dalam penggunaan platform digital saat ini. Seperti hoax, cyberbullying, ujaran kebencian, dan lain-lain, ” ujarnya.
Dengan Festival Generasi Happy di Semarang, lanjutnya, Tri turut mengambil peran dalam menciptakan ekosistem digital yang positif. Serta mengajak Gen Z untuk memanfaatkan dunia digital secara kreatif.
“Melalui program ini, kami memberikan edukasi tentang peran penting literasi digital. Dengan menggali inspirasi secara langsung dari para tokoh inspiratif serta content creator yang kami hadirkan,” ujarnya.
Keseruan Festival Generasi Happy
Festival Generasi Happy di Semarang kali ini turut di meriahkan oleh sederet musisi yang banyak di idolakan Gen Z. Antara lain Rossa dan Awdella, serta musisi kebanggaan Semarang, Figura Renata dan Pertelon Koplo.
Selain hiburan, panggung Festival Generasi Happy pun menghadirkan talkshow inspiratif ‘Mata Najwa’ bersama Najwa Shihab, yang mengusung tema “Survival Kit Dunia Digital”.
Pada kesempatan ini, Najwa mengajak Jovial Da Lopez, aktor dan content creator; Vina Muliana, content creator; Ardit Erwandha, stand up comedian. Serta tokoh inspiratif lainnya untuk menginspirasi dan mengedukasi Gen Z di Semarang.
District Operation Head Central & West Java Indosat Ooredoo Hutchison, Robby Hikmat Permana menambahkan, di festival tahun ini, Tri juga memperkenalkan Generasi Happy Academy, workshop interaktif bersama para ahli di dunia digital.
Workshop kali ini di Semarang menghadirkan Denis Ardiko dan Lianna Nathania dari TikTok, Firza Arifien dan Gilang Essabieq dari Noice, serta Hana A. Devarianti dari YouTube. Siapa pun dapat ikut serta dalam sesi ini untuk belajar langsung dari para pakar di dunia digital. Di akhir acara, peserta akan mendapatkan e-certificate.
“Bersamaan dengan festival ini, Tri juga berkomitmen untuk terus memberikan pengalaman telekomunikasi digital terbaik bagi pelanggan setia dengan jaringan Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat). Setelah sukses melakukan integrasi jaringan yang rampung pada akhir Maret 2023 lalu, Indosat sudah menjangkau 98 persen total populasi di Jawa Tengah,” jelasnya.
Awdella, salah satu musisi yang memeriahkan Generasi Happy, menyampaikan bahwa dirinya sangat senang dan tentunya bangga bisa menjadi bagian dari Festival Generasi Happy bersama Tri.
“Seperti yang kita ketahui bersama, era digital telah memudahkan musisi untuk memperkenalkan dan mempromosikan karya-karya, serta memperluas jangkauan basis penggemar. Dengan penampilan dalam festival ini, saya mendukung Gen Z di kota Semarang yang juga memiliki passion di bidang musik. Agar mereka dapat lebih berani menunjukkan potensi dan memanfaatkan dunia digital untuk membuka kesempatan yang lebih luas,” pungkasnya. (*)
Editor: Elly Amaliyah





