Gaya Hidup

Nguri-uri Budaya, Intip Keseruan Sekelompok Pemuda di Blora Gelar Festival Tradisional

×

Nguri-uri Budaya, Intip Keseruan Sekelompok Pemuda di Blora Gelar Festival Tradisional

Sebarkan artikel ini
festival tradisional
Karang Taruna di Kecamatan Ngawen (Blora) gelar festival tradisional. (Foto: Heri/beritajateng.tv).

BLORA, beritajateng.tv – Dalam upaya melestarikan budaya warisan leluhur, sekelompok pemuda Karang Taruna di Kecamatan Ngawen menggelar festival tradisional yang perdana di halaman Kecamatan Ngawen, Selasa, 31 Desember 2024.

Festival tradisional ini menyuguhkan berbagai permainan dan masakan tradisional, menarik perhatian masyarakat setempat.

Ketua panitia, Muhamad Adib, menjelaskan tujuan festival ini adalah untuk menyatukan visi dalam menjaga warisan budaya.

“Acara ini merupakan momentum penting untuk mempererat kebersamaan serta memperkuat identitas budaya masyarakat di tengah arus modernisasi,” ujarnya.

BACA JUGA: Viral “No Buy Challenge 2025” di TikTok, Gimana Cara Lebih Bijak Kelola Uang?

Festival tradisional ini menampilkan beragam permainan tradisional yang menjadi daya tarik pengunjung seperti egrang, gobak sodor, dan lompat tali.

Selain itu, stand-stand makanan tradisional seperti gethuk, klepon, dan kue lupis turut memeriahkan suasana, menghadirkan nostalgia bagi pengunjung yang merindukan kuliner khas yang sulit ditemukan di toko-toko modern.

Menariknya, transaksi di festival ini menggunakan koin. Pengunjung dapat menukarkan koin seharga dua ribu hingga sepuluh ribu rupiah untuk mendapatkan makanan atau jajanan yang diinginkan. Ini memberikan pengalaman unik dan menyenangkan bagi semua pengunjung.

BACA JUGA: Baru Tayang di Bioskop, Ini Sinopsis dan Fakta-fakta Menarik Film The Prosecutor

Bupati Blora, Arief Rohman, memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini.

“Kegiatan ini yang pertama kalinya di Kabupaten Blora. Semoga Ngawen Tradisional Festival bisa menjadi inspirasi bagi generasi milenial untuk terus mencintai dan melestarikan budaya,” kata Arief saat membuka acara.

Festival ini mendapat sambutan yang antusias oleh warga, tidak hanya dari Kecamatan Ngawen, tetapi juga masyarakat dari berbagai daerah di Blora.

Dengan semangat dan kebersamaan, festival ini menjadi langkah awal yang menggembirakan dalam upaya melestarikan budaya lokal. (*).

Editor: Andi Naga Wulan.

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp