Gaya Hidup

Film Perjalanan Pembuktian Cinta Sebuah Kisah Religi Penuh Makna, Berikut Sinopsisnya

×

Film Perjalanan Pembuktian Cinta Sebuah Kisah Religi Penuh Makna, Berikut Sinopsisnya

Sebarkan artikel ini
Perjalanan Pembuktian Cinta tayang bulan Ramadan di bioskop
Film Perjalanan Pembuktian Cinta tayang 7 Maret 2024. (Foto: Instagram/@filmppc)

SEMARANG, beritajateng.tv ­– Film berjudul Perjalanan Pembuktian Cinta merupakan salah satu film religi yang kini akan hadir menemani kita di bioskop. Film ini bukan hanya sekadar sebuah kisah fiksi biasa, melainkan terinspirasi dari kisah nyata Nusaibah Azzahra.

Menariknya lagi, kisah nyata tersebut ternyata telah ada dalam sebuah novel dengan judul yang sama. Siapa sangka, ternyata novel tersebut merupakan salah satu novel terlaris yang cukup banyak peminatnya loh.

Berikut ini akan kami bagikan seputar sinopsis dari film tersebut. sebuah film yang tidak biasa sehingga wajib kamu tonton di bioskop pada 7 Maret 2024 nanti.

Sinopsis Film Perjalanan Pembuktian Cinta

BACA JUGA: 5 Daya Tarik Film Senyum Manies Love Story, Kisah Cinta Anies Baswedan dengan Feri Farhati

Cerita ini berfokus pada Fathia (Dea Annisa), seorang pengajar di pesantren yang mengabdikan sebagai penghafal kitab suci.  Ia memiliki sebuah impian untuk kuliah di Kairo, Mesir.

Namun, takdir memainkan peran lain ketika Abi Syukron (alm Yayu Unru), ayah Fathia, menjodohkannya dengan Satya (Donny Damara), seorang lelaki yang sudah memiliki keluarga.

Perjalanan hidup Fathia mengalami perubahan besar, dihadapkan pada pahitnya poligami yang dilakukan dengan rahasia. Teuku Ryan memerankan karakter Reyhan, sementara akting Elma Theana, Muzakki Ramdhan, Chand Kelvin, dan lainnya memberikan nuansa yang beragam pada cerita ini.

Film Perjalanan Pembuktian Cinta akan diarahkan oleh sutradara berbakat, M. Amrul Ummami, yang akan mengajak penonton melalui perjalanan cinta yang panjang dan penuh liku. Kisah tersebut bertujuan untuk membuktikan sebuah makna sejati dari cinta.

Muhammad Ali Ghifari dan M. Amrul Ummami, dua sahabat akrab dalam industri sinematografi, bergandengan tangan dalam doa dan usaha untuk menyampaikan pesan syiar melalui setiap karya mereka.

Dengan senyuman, M. Amrul Ummami menyatakan, “Film ini bukan sekadar hiburan, melainkan juga menjadi tontonan dan panduan bagi masyarakat luas. Dengan perilisan menjelang bulan Ramadan, kami berharap dapat menjadi momen untuk membersihkan diri dan hati.”