BLORA, beritajateng.tv – Sebanyak 20 keluarga di empat desa dan empat kecamatan di Kabupaten Blora, Jawa Tengah menerima bantuan program Jamban Sehat dari tim Forum Kabupaten Blora Sehat, Rabu 4 September 2024.
Sebelumnya, 20 keluarga tersebut selalu numpang atau mengungsi ke tetangga jika hendak buang air besar (BAB), lantaran belum memiliki jamban sendiri di rumahnya.
20 keluarga tersebut berada di Desa Termulus, Kecamatan Randublatung, Desa Nglebak, Kecamatan Kradenan, Desa Sumberagung, Kecamatan Banjarejo, dan Desa Nglebur, Kecamatan Jiken.
BACA JUGA: Antisipasi Gagal Panen, Petani di Blora Asuransikan Lahan Padi
Mendapati bantuan tersebut, salah satu warga tampak sumringah.
“Senang, terima kasih pak Bupati, sekarang kalau BAB bisa di rumah sendiri” ujar Nur Samsiani, warga Nglebak.
Bupati Blora H. Arief Rohman, mengatakan program jambanisasi ini bekerjasama dengan PT. Sarana Patra Hulu Cepu melalui Hayat Institute, dalam rangka penghapusan kemiskinan ekstrem, melalui CSRnya.
“Terima kasih PT. SPHC dan Hayat Institute atas bantuannya. Secara keseluruhan, jambanisasi adalah bagian penting dari upaya untuk meningkatkan kesehatan masyarakat di bawah program Kabupaten Sehat, dengan fokus pada sanitasi yang layak dan peningkatan kualitas hidup,” kata Arief.
BACA JUGA: Meriahkan HUT RI ke-79, Begini Keseruan Siswa SD di Blora Lomba Lari Batok
Mas Arief menyebut bahwa sebentar lagi Kabupaten Blora akan mengikuti penilaian Kabupaten sehat, Pemerintah akan terus bersinergi dengan Forum Kabupaten Sehat, agar bisa meraih penghargaan swatisaba Wiwerda.
“Untuk saling bersinergi bersama Forum Kabupaten Sehat, kami bangun sanitasi yang layak demi lingkungan bersih dan masyarakat sehat. Karena kesehatan dimulai dari hal kecil, seperti jamban yang berkualitas,” tutupnya. (*)
Editor: Farah Nazila





