Jateng

Fraksi Golkar DPRD Jateng Ungkap Hasil Reses, Infrastruktur Terbanyak Dikeluhkan, Sebut Dana Desa Tak Cukup

×

Fraksi Golkar DPRD Jateng Ungkap Hasil Reses, Infrastruktur Terbanyak Dikeluhkan, Sebut Dana Desa Tak Cukup

Sebarkan artikel ini
Data Bansos || hasil reses dprd // infrastruktur
Ketua Komisi A DPRD Provinsi Jawa Tengah, Imam Teguh Purnomo, saat dijumpai di Hotel Frontone HK Resort, Kota Semarang. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Fraksi Golkar DPRD Provinsi Jawa Tengah menyebut infrastruktur menjadi hal yang paling banyak masyarakat keluhkan dalam reses mereka.

Wakil Ketua Fraksi Golkar, Imam Teguh Purnomo, menyebut, mayoritas warga Jawa Tengah mengeluhkan infrastruktur yang dianggap masih kurang. Alasannya, dana desa yang untuk setiap desa masih terasa belum cukup.

“Kebanyakan kita ke daerah itu ya intinya infrastruktur yang di butuhkan daerah, karena dengan dana desa itu, kades dan desa itu masih merasa kurang dengan apa yang sudah di berikan dari Pemerintah Pusat,” ungkap Imam.

BACA JUGA: Ketua DPRD Jateng Minta Pengentasan Kemiskinan Tak Terlambat Seperti Tahun Lalu

Imam menyebut, pengentasan kemiskinan di Jawa Tengah masih menjadi PR utamanya. Tak hanya itu, pengangguran pun tak luput jadi PR yang harus terselesaikan.

Ia menyebut, Fraksi Golkar akan melakukan sinkronisasi dengan visi-misi Gubernur Jawa Tengah 2025-2030 terpilih, Ahmad Luhtfi, saat kampanye terdahulu untuk mengentaskan masalah yang masih tersisa di Jawa Tengah.

“Itu hasil reses kita, tentunya berkaitan dengan tingkat kemiskinan harus dikurangi, pengangguran, itu masalah utama kita. Pengangguran sendiri masih tinggi di Jateng, makanya disinkronkan dengan visi misi Gubernur, supaya bagaimana pengangguran dan kemiskinan di Jateng bisa diatasi,” beber Imam.

Fraksi Golkar tegaskan selaras dengan program Jateng Ngopeni milik Ahmad Luthfi

Perihal PR yang mesti terselesaikan di pemerintahan Ahmad Luthfi, Imam selaku Fraksi Golkar mengaku akan tegak lurus dengan visi misi pasangan calon (paslon) nomor urut 2 itu saat kampanye.

“Karena kami pendukung Pak Luthfi, tentunya Pak Luthfi itu punya program pas kampanye, punya visi misi. Tentunya kami dari Fraksi Golkar ya harus mendukung apa yang jadi visi misi daripada pak Luthfi nanti,” terangnya.

BACA JUGA: Ungkap Hasil Reses, Fraksi Gerindra Sebut Jalan Rusak Paling Banyak Warga Keluhkan di Jawa Tengah

Imam pun mengaku pihaknya belum ada permintaan khusus kepada Luthfi untuk menyelesaikan masalah yang sifatnya spesifik. Ia menyebut akan menjalankan program yang termasuk dalam Jateng Ngopeni gagasan Luthfi-Yasin.

“Kalau kami sepanjang tidak keluar dari janji-janji beliau atau kampanye visi misi, belum ada koreksi atau titipan khusus, bagi kami belum ada,” pungkas Imam. (*)

Editor: Farah Nazila

 

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp