Politik

Ganjar Dorong Persoalan Wadas-Rembang Dibahas dalam Debat Pilpres 2024, Malah Nantang?

×

Ganjar Dorong Persoalan Wadas-Rembang Dibahas dalam Debat Pilpres 2024, Malah Nantang?

Sebarkan artikel ini
Ganjar Wadas
Capres nomor urut 03, Ganjar Pranowo, hadir dalam acara Rise Generasi Perintis di Pos Bloc, Jakarta, Minggu, 14 Januari 2024. (ant)

JAKARTA, beritajateng.tv – Calon presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo, mendorong agar pembangunan tambang batu andesit di Wadas dan pabrik semen Rembang di Jawa Tengah dibahas dalam debat keempat Pilpres 2024 pada Minggu, 21 Januari 2024.

“Sebaiknya dibahas (persoalan semen Rembang dan bendungan Wadas dalam debat keempat),” ujar Ganjar di Pos Bloc, Jakarta, Minggu, 14 Januari 2024.

Menurutnya, dua proyek pembangunan itu kerap menjadi permasalahan untuk kritik kinerjanya selama menjadi gubernur Jawa Tengah selama 2013-2023. Oleh sebab itu, baginya, debat keempat nanti bisa menjadi ajang klarifikasi.

BACA JUGA: Dugaan Pelanggaran Kampanye Ganjar Bagi Voucher Internet di CFD Solo, Bawaslu: Masih Cek Videonya

Ia menjelaskan dua pembangunan yang kerap beroleh kritik itu merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN). Sebagai gubernur yang merupakan perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah, Ganjar mengakui harus menyelesaikannya sebagai tanggung jawab.

Meski demikian, ia juga mengaku bersyukur karena dua proyek pembangunan itu tetap selesai meski kerap mendapat penolakan hingga kritik. Selain itu, Ganjar merasa ada keputusannya yang pro-lingkungan namun kerap tidak terekspos.

BACA JUGA: Sampaikan Dukungan, Anak Muda Jatim Ramai-Ramai Bawa Boneka Pinguin Temui Ganjar

Ia mengaku sempat menolak izin pembangunan pabrik semen di Kebumen dan tambang emas di Wonogiri yang bukan merupakan PSN.

“(Tolak) karena tidak memenuhi syarat lingkungan,” tuturnya.

BACA JUGA: 6 Oknum Prada TNI Penganiaya Relawan Ganjar-Mahfud di Boyolali Terancam 5 Tahun Bui

Sebagai informasi, ada sejumlah tema besar pada debat keempat Pilpres 2024, yakni energi, sumber daya alam (SDA), pangan, pajak karbon, lingkungan hidup, agraria, dan masyarakat adat. (ant)

Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp