Peserta mengikuti aktivitas berbasis permainan atau *play-based learning* yang dirancang untuk mendorong anak belajar melalui pengalaman langsung. Setiap keluarga juga menerima perangkat belajar atau *learning kit* agar aktivitas bermain dan belajar dapat dilanjutkan di rumah.
Founder Komunitas Ibu Profesional, Septi Peni Wulandani, menilai bermain merupakan salah satu cara penting bagi anak untuk belajar sekaligus membangun hubungan emosional dengan keluarga.
“Bermain adalah bahasa pertama anak, dan telah terbukti menjadi salah satu cara terbaik untuk anak belajar dan membangun kedekatan dengan keluarga sebagai ‘sekolah’ pertamanya,” kata Septi.
Ia berharap tema “Aku dan Bapakku” dapat mendorong lebih banyak ayah terlibat langsung dalam pengasuhan. Menurutnya, peran ayah tidak cukup hanya membantu ibu, tetapi juga perlu hadir dalam proses belajar, bermain, dan membangun komunikasi dengan anak.
Melalui pendekatan tersebut, BERGEMA ingin menjadikan kegiatan bersama keluarga sebagai kebiasaan yang berkelanjutan, bukan hanya aktivitas sesaat selama program berlangsung.
Donasi Rp1,2 Miliar Dukung Pendidikan Anak Keluarga Rentan
Program BERGEMA terlaksana melalui kolaborasi Generali Indonesia dan Yayasan Jarimatika atau Komunitas Ibu Profesional. Kegiatan ini mendapat dukungan dari donasi yang terkumpul sepanjang 2025 dengan total nilai Rp1,2 miliar.
Donasi tersebut di salurkan langsung kepada Yayasan Jarimatika untuk mendukung pelaksanaan program. Pada 2026, kegiatan BERGEMA bakal berlangsung secara bertahap di berbagai kota di Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.
BERGEMA merupakan bagian dari gerakan global The Human Safety Net, inisiatif Generali Group yang beroperasi di 26 negara. Gerakan ini bertujuan membantu orang-orang yang hidup dalam kondisi rentan mengembangkan potensi diri dan memperkuat kehidupan keluarga maupun komunitas mereka.
Di Indonesia, Generali menjalankan berbagai program THSN bersama Komunitas Ibu Profesional sejak 2020. Sejak launching pada 2018, THSN Indonesia telah memberikan dampak kepada lebih dari 40.000 anak dan keluarga.
Program-programnya mencakup pendidikan dan nutrisi anak, penguatan ketahanan keluarga. Serta peningkatan literasi dan perencanaan keuangan, termasuk pemahaman mengenai asuransi.





