Meski begitu, ia memastikan revitalisasi maupun renovasi Gereja Blenduk tidak akan mengubah arsitektur asli bangunan berusia ratusan tahun tersebut.
“Enggak cuma luarnya aja, tapi bagian dalam juga. Kemarin barang-barang dan peralatan ibadah sudah dipindah,” ucapnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





