Politik

Gus Yasin Bantah Masruhan Diberhentikan dari Ketua PPP Jateng: DPP Jangan Memecah, 2029 Kita Butuh Suara

×

Gus Yasin Bantah Masruhan Diberhentikan dari Ketua PPP Jateng: DPP Jangan Memecah, 2029 Kita Butuh Suara

Sebarkan artikel ini
Masruhan PPP
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Taj Yasin Maimoen alias Gus Yasin, saat dijumpai di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Jumat, 6 Februari 2026. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

“Saya berharap kita taat AD/ART, kita taat aturan undang-undang partai politik. Itu yang harus kita jalankan. Makanya saya berharap kepada DPP untuk mengendalikan, jangan memecah-mecah. Kita butuh suara untuk 2029,” ujarnya.

Ia menilai, konflik seharusnya diselesaikan di tingkat pusat tanpa melibatkan pengurus di bawah. Dalam konteks tersebut, ia menyebut peran Ketua Umum PPP, Mardiono, penting untuk mengarahkan langkah partai ke depan.

“Cukup kita selesaikan di internal, di pusat. Tidak usah kita libatkan pengurus atau kader di bawah. Saya berharap Pak Mardiyono sebagai ketua partai bisa berpikir ke depan untuk 2029. Insyaallah dalam waktu dekat juga kita akan diskusi,” ucapnya.

BACA JUGA: Dugaan Penggelapan Dana Saksi 2024, Eks Ketua DPW PPP Jateng Terlapor ke Polisi oleh Ketua DPC PPP Sukoharjo

Saat ditanya apakah terdapat investigasi internal partai terkait dugaan penggelapan dana saksi Pemilu 2024 yang menjerat Masruhan, Gus Yasin menyatakan proses internal tetap akan berjalan sesuai aturan.

“Itu kan kejadiannya tahun 2024. Waktu itu saya belum menjadi sekretaris, tapi saya akan mengawal semuanya. Kita taati aturan, laporannya bagaimana, tanggapannya bagaimana,” jelasnya.

Kendati begitu, kata dia, apabila pemicu pelaporan tersebut semata-mata karena kepentingan pribadi atau ketegangan jelang Muswil, hal itu justru berpotensi merugikan partai.

“Kalau memang itu hanya karena ego, tidak senang karena ada Muswil dan lain sebagainya, saya rasa tidak perlu bawa itu ke ranah politik yang membuat partainya semakin runyam,” tegasnya.

Gus Yasin kembali menekankan pentingnya menjaga soliditas internal PPP agar fokus utama partai tidak teralihkan.

“Yang penting kita selesaikan secara internal dan tetap menjaga persatuan. Jangan sampai persoalan seperti ini justru melemahkan partai ke depan,” pungkas Gus Yasin. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp