Feature

Hidupnya Berantakan Akibat Perjudian, Pengamen Jalanan Ini Ingatkan Kejamnya Judi Lewat Lagu

×

Hidupnya Berantakan Akibat Perjudian, Pengamen Jalanan Ini Ingatkan Kejamnya Judi Lewat Lagu

Sebarkan artikel ini
Andes H.P Siahaan
Pengamen jalanan Andes H.P. Siahaan saat beraksi dengan gitar di tangannya, di sekitar Tugu Soeharto, Kota Semarang. (Fadia Haris Nur Salsabila/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Kisah perjalanan Andes H.P Siahaan (36) menyingkirkan diri dari lingkaran perjudian bukanlah cerita yang mudah.

Andes, seorang pria yang kini berprofesi sebagai pengamen di Kota Semarang, memilih jalur ini untuk memulihkan hidupnya setelah merasakan kepahitan dalam pengalamannya yang kelam.

Kepada beritajateng.tv, ia membagikan bagaimana dirinya terjerat dalam dunia gelap perjudian yang nyaris menghancurkan keluarganya. Jauh sebelum menjadi pengamen, Andes H.P Siahaan dulunya menjalankan bisnis beras di salah satu pasar di Kota Semarang.

“Aku usaha beras dulu dapat warisan opung Sumatera, dan baru setahun berjalan pada tahun 2013, kemudian 2014 semuanya berantakan,” ungkapnya saat beritajateng.tv temui di Tugu Soeharto, Bendan Duwur, Gajahmungkur.

TONTON JUGA: [Video] Pengamen Nyanyi Tak Ingin Usai, Netizen: Ini Ngamen atau Konser?

Andes H.P Siahaan sebenarnya memiliki latar belakang pendidikan sarjana dari sebuah perguruan tinggi di Semarang. Namun, kehidupannya berubah drastis saat ia terjerumus dalam lingkaran gelap perjudian.

“Sesudah menyelesaikan sekolah, saya mencoba berbagai pekerjaan seperti bekerja di restoran, menjadi sales, kepala toko, pekerja bangunan, hingga menjadi sopir. Hampir semua jenis pekerjaan pernah saya coba,” jelasnya.

Tahun 2014 menjadi tahun yang kelam dalam hidupnya. Saat itu, ia menerima tawaran yang ia kira dapat meningkatkan kondisi ekonomi keluarganya. Namun, tawaran tersebut berubah menjadi malapetaka yang merugikan dirinya dan keluarganya.

“Hancur saya gara-gara judi togel. Saya iseng masukin kertas apa tuh (judi), akhirnya coba-coba. Jadi usaha beras saya hancur, kalau kata orang jawa bilang nggateli,” lanjutnya.

Andes H.P Siahaan suarakan pahitnya kegagalan melalui lagu

Setelah sadar dan berubah arah, Andes memutuskan untuk memulai hidup baru dengan menjajakan suaranya sebagai seorang pengamen jalanan. Dengan keterampilan yang ia pelajari secara mandiri, Andes memilih satu lagu sebagai awal perjalanannya.

“Pertamanya itu saya pakai lagu Inggris, namun sekarang fokus satu titik saja lagunya Tommy J. Pissa ‘Di batas Kota Ini’ ciptaanya Zahir C. Lubis,” jelasnya.