Jateng

Hindari One Way Tol, Ini Jalur Alternatif Semarang-Solo Selama Arus Balik Lebaran 2025

×

Hindari One Way Tol, Ini Jalur Alternatif Semarang-Solo Selama Arus Balik Lebaran 2025

Sebarkan artikel ini
Lebaran Semarang Solo | saldo e-Toll | Tol Demak-Tuban
Ilustrasi jalan. (Foto: Freepik)

SEMARANG, beritajateng.tv – Arus balik Lebaran 2025 menyebabkan kemacetan parah di jalur arteri antara Semarang dan Solo. Hal ini akibat penerapan sistem one way atau satu arah dari Gerbang Tol Salatiga hingga Gerbang Tol Banyumanik.

PT Jasa Marga Jawa Tengah menjalankan diskresi Kepolisian dengan menerapkan rekayasa lalu lintas one way sejak Sabtu, 5 April 2025 kemarin.

Hal itu untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan dari wilayah timur menuju wilayah barat, khususnya menuju Semarang hingga Jakarta.

BACA JUGA: One Way Lokal, Perjalanan Weleri ke Bergas Lebih dari 4 Jam

One way lokal berlaku dari Gerbang Tol (GT) Salatiga hingga GT Banyumanik Semarang. One way lokal juga berlaku di Tol Dalam Kota Semarang.

Kendaraan dari arah Semarang menuju Bawen, Ungaran, hingga Salatiga tak lagi bisa mengakses jalan tol seperti biasa dan terpaksa melalui jalur arteri.

Imbasnya, kepadatan lalu lintas pun tak terhindarkan di beberapa titik jalan nasional, terutama di wilayah Bawen, Ambarawa, dan Ungaran.

Jalur alternatif Semarang – Solo selama arus balik Lebaran 2025

Guna menghindari kemacetan dan memperlancar perjalanan, berikut beberapa jalur alternatif yang dapat dipilih oleh pengendara yang melintas dari Semarang ke Solo:

1. Jalur Lingkar Ambarawa

Jalan Lingkar Ambarawa merupakan jalur alternatif yang dapat mengurangi waktu tempuh.

Dari arah Semarang, pengendara bisa menju Ambarawa dan menggunakan Jalan Lingkar Ambarawa yang menuju ke Bawen dan Salatiga. Dari Salatiga, pengendara bisa melanjutkan ke jalur alternatif ke Boyolali dan Solo.

2. Rute Gunungpati–Ungaran

Rute Jalan Gunungpati-Ungaran bisa jadi alternatif dengan pemandangan alam yang lebih memukau. Bermula di wilayah Gunungpati, Semarang, rute ini berakhir di Kota Ungaran. Selanjutnya, perjalanan berlanjut ke arah Bawen dan Boyolali hingga akhirnya tiba di Solo.

Meski masih cukup jauh untuk sampai Solo, rute ini bisa memangkas waktu tempuh berbanding bila melewati jalur utama do tengah kota.