Peristiwa

Hujan Deras Picu Longsor di Bongsari Semarang, Rumah Warga Tertimpa Talut Ambrol

×

Hujan Deras Picu Longsor di Bongsari Semarang, Rumah Warga Tertimpa Talut Ambrol

Sebarkan artikel ini
bencana longsor bongsari semarang
Bencana longsor di kawasan perbukitan Kelurahan Bongsari, Kecamatan Semarang Barat. (Facebook/Pakdhe Santo Cokronegoro)

SEMARANG, beritajateng.tv – Hujan deras yang mengguyur Kota Semarang pada Senin, 12 Mei 2025 malam memicu longsor di kawasan perbukitan Kelurahan Bongsari, Kecamatan Semarang Barat.

Talut belakang rumah Didik Arifin di kawasan Karang Sawo ambrol pada Selasa, 13 Mei 2025 pagi sekitar pukul 05.00 WIB, menimpa dua rumah warga lainnya.

Material longsor menimpa kamar mandi rumah milik Edy Wahono dan teras samping rumah Wondo, keduanya warga RT 3 RW 2 Kelurahan Bongsari. Kejadian tersebut sontak membuat warga panik dan berhamburan ke luar rumah.

BACA JUGA: Perumahan Punsae Rawan Longsor, Puluhan Warga Lapor

Ika Ratnaningtias, istri Didik Arifin, menceritakan detik-detik kejadian yang membuatnya kaget.

“Sekitar jam lima pagi, saya masih tidur sama anak. Tiba-tiba terdengar suara gemuruh ‘bruk bruk bruk’. Saya tengok, ternyata talut longsor dan menimpa rumah tetangga. Kami langsung lari keluar,” ujarnya.

Menurut Tyas, sapaan akrabnya, tidak ada tanda-tanda tanah akan longsor. Ia menyebut hujan deras pada malam sebelumnya sebagai pemicu utama, mengingat rumah tersebut sudah puluhan tahun berdiri tanpa pernah mengalami kejadian serupa.

Akibat longsor tersebut, kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Warga, Relawan, dan Pemerintah Sigap Bersihkan Material Longsor

Selasa pagi, warga bersama relawan, Lurah Bongsari Yuliarti, dan Camat Semarang Barat Elly Asmara langsung turun tangan membersihkan material longsor. Mereka bergotong royong menyingkirkan bongkahan tanah dan batu yang menimpa rumah warga.

BACA JUGA: Tragedi Longsor Brown Canyon: Satu Tewas, Legalitas Tambang Masih Tanda Tanya

Camat Elly Asmara mengungkapkan, pihaknya segera berkoordinasi dengan BPBD Kota Semarang untuk mengirimkan bantuan darurat berupa terpal, peralatan kerja bakti, dan kebutuhan logistik lainnya.

“Evakuasi material longsor sudah dilakukan. Saat ini tim masih melakukan asesmen untuk menghitung kerugian agar bantuan kedaruratan bisa segera di berikan,” ujar Elly.

Bantuan lanjutan juga akan datang dari Disperkim, Dinsos, PMI, BPBD, dan BAZNAS Kota Semarang. (*)

Editor: Farah Nazila