Terkait kemitraan dengan petani, Agus menyatakan jumlah petani yang ԁilibatkan akan menyesuaikan kapasitas produksi. “Semakin besar produksi, semakin banyak petani yang dapat ԁiberdayakan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPC P2RPTI Kabupaten Semarang, Imam Sunaryo, menyambut positif rencana beroperasinya industri tersebut. Ia menilai kehadiran industri kretek ini berpotensi memperkuat kolaborasi antara pelaku usaha dan petani tembakau.
“Ke depan, kami juga akan melakukan pembinaan hingga ke desa-desa penghasil tembakau,” ujarnya.
Ia berharap kehadiran industri tersebut tidak hanya berdampak pada petani, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui penyerapan tenaga kerja.
“Mudah-mudahan dapat menggerakkan perekonomian masyarakat Kabupaten Semarang,” pungkasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





