Gaya Hidup

Intip Kelebihan dan Kekurangan Film Horor Petaka Gunung Gede, Apakah Menyeramkan?

×

Intip Kelebihan dan Kekurangan Film Horor Petaka Gunung Gede, Apakah Menyeramkan?

Sebarkan artikel ini
film Petaka Gunung Gede
film Petaka Gunung Gede. (instagram/@cinema.21)

SEMARANG, beritajateng.tv – Ada kabar viral nih! Film horor berjudul Petaka Gunung Gede akhirnya resmi tayang di bioskop pada 2025.

Film ini terinspirasi dari kisah nyata Maya Azka yang sebelumnya sempat ramai di YouTube. Mengusung perpaduan antara horor dan drama, film ini penuhi dengan adegan emosional yang kuat.

Kali ini, beritajateng.tv akan membahas kelebihan dan kekurangan dari film tersebut. Bagi kamu yang belum menontonnya, simak ulasan lengkapnya berikut ini!

Film Petaka Gunung Gede

Seperti banyak film horor Indonesia lainnya, Petaka Gunung Gede memiliki kelemahan dalam pengembangan plot twist menjelang akhir cerita.

BACA JUGA: Nosferatu, Film Horor Remake Vampir Klasik yang Nyaris Dibintangi Anya Taylor-joy dan Harry Styles

Meskipun demikian, plot twist tersebut memberikan penutup yang sesuai untuk kisah Ita yang sebelumnya menggantung di podcast Maya Azka.

Sebagai sahabat dalam cerita ini, Arla Ailani (Maya) dan Adzana Ashel (Ita) berhasil membangun chemistry yang kuat.

Penampilan mereka terasa alami, terutama dalam adegan emosional, baik sebelum maupun sesudah tragedi terjadi. Arla sukses memerankan Maya yang mengalami perubahan karakter dari sosok skeptis menjadi pencari kebenaran.

Sementara itu, Ashel menunjukkan totalitas dalam memerankan Ita, yang beberapa kali mengalami kesurupan sepanjang film.

Salah satu keunggulan yang menonjol dari film ini terletak pada sinematografinya. Dengan latar belakang megah Gunung Gede, film ini menyajikan pengalaman visual yang memukau.

Setiap adegan pendakian memanfaatkan pencahayaan alami yang menambah kesan autentik.

BACA JUGA: Hadirkan Sederet Aktor Terbaik di Film ‘Andai Waktu Bisa Diulang Kembali’, Berikut Daftarnya

Mengingat proses syuting terletak di Surya Kencana dan Telaga Biru, penonton tidak hanya menyaksikan keindahan alam, tetapi juga dapat merasakan sensasi mendaki bersama para karakter.

Film horor yang satu ini menceritakan tentang salah satu dari seorang pendaki yang mendapatkan tuduhan melanggar aturan. Namun sahabatnya bernama Maya meragukan tuduhan tersebut.