Pendidikan

Isra’ mi’raj 2026 Jatuh pada Hari Jumat 16 Januari: Berikut Sejarah Lengkapnya 

×

Isra’ mi’raj 2026 Jatuh pada Hari Jumat 16 Januari: Berikut Sejarah Lengkapnya 

Sebarkan artikel ini
Isra Miraj
Memperingati peristiwa Isra Miraj. (foto: freepik)

Kemudian beliau menuju Baitul Makmur, yaitu rumah ibadah di langit ketujuh yang sejajar dengan Ka’bah di bumi.

Setiap hari, sebanyak tujuh puluh ribu malaikat memasuki Baitul Makmur untuk bertawaf dan tidak akan kembali lagi.

Di sana, Nabi disuguhkan tiga minuman, yaitu arak, susu, dan madu. Nabi memilih susu, lalu Malaikat Jibril menjelaskan bahwa susu melambangkan kesucian dan fitrah yang menjadi ciri Nabi Muhammad dan umatnya.

Selanjutnya, Nabi Muhammad SAW kembali turun. Dalam perjalanan, Nabi Musa kembali mengingatkan bahwa umat Nabi Muhammad tidak akan mampu menjalankan kewajiban yang terlalu berat.

Nabi Muhammad pun kembali menghadap Allah beberapa kali hingga akhirnya Allah menetapkan kewajiban salat lima waktu.

Meski Nabi Musa kembali menyampaikan kekhawatirannya, Nabi Muhammad SAW merasa malu untuk kembali memohon keringanan dan memilih menerima ketetapan Allah dengan penuh keridaan dan kepasrahan.

Keesokan harinya, Nabi Muhammad SAW menyampaikan peristiwa Isra’ Mi’raj kepada kaum Quraisy.

BACA JUGA: Libur Nataru, Kota Lama Semarang Jadi Favorit Wisata Sejarah Nusantara

Namun, sebagian besar dari mereka mengingkari dan tidak mempercayainya. Bahkan, ada pula sebagian kaum muslimin yang kembali murtad karena meragukan kisah tersebut.

Melihat keadaan itu, Abu Bakar segera membenarkan peristiwa Isra’ Mi’raj yang disampaikan Nabi.

Ia berkata, “Jika Muhammad menyampaikan berita dari langit, maka aku membenarkannya.

Apalagi jika hanya tentang perjalanan ke Baitul Maqdis.” Sejak saat itu, Abu Bakar diberi gelar As-Shiddiq, sebagai sosok yang sangat jujur dan teguh dalam membenarkan Rasulullah SAW. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp