Viral

Istilah Lavender Marriage Viral usai Dikaitkan dengan Sherina-Baskara, Apakah Berbahaya?

×

Istilah Lavender Marriage Viral usai Dikaitkan dengan Sherina-Baskara, Apakah Berbahaya?

Sebarkan artikel ini
Marriage is Scary | pernikahan viral
Ilustrasi pernikahan. (Foto: Freepik)

SEMARANG, beritajateng.tv – Istilah Lavender Marriage kini kembali viral di media sosial, terutama di TikTok, setelah dikaitkan dengan pernikahan selebriti Sherina dan Baskara. Sorotan publik semakin tajam ketika Sherina terlihat menghapus semua foto suaminya di Instagram.

Lavender Marriage merujuk pada pernikahan antara laki-laki dan perempuan yang dilakukan untuk menyembunyikan orientasi seksual salah satu atau kedua pasangan, yang bisa jadi homoseksual atau biseksual.

Pernikahan ini umumnya bukan berdasarkan pada cinta, melainkan kesepakatan untuk menjaga citra sosial.

Istilah ini muncul dari konteks di mana pasangan ingin tampil “normal” di mata masyarakat, padahal sebenarnya menjalani kehidupan yang berbeda di luar pernikahan.

BACA JUGA: Ramai ‘Marriage is Scary’ Psikolog Undip Ungkap Fenomena Takut Nikah, Faktor Medsos atau Trauma?

Selain itu, Lavender Marriage sering kali memberi keuntungan sosial atau ekonomi bagi kedua belah pihak.

Apakah Lavender Marriage Berbahaya?

Berdasarkan berbagai sumber, berikut adalah beberapa risiko yang mungkin akan pasangan hadapi dalam Lavender Marriage:

1. Kesehatan Emosional

Pasangan dalam pernikahan ini sering mengalami stres, depresi, dan kecemasan akibat menyembunyikan identitas mereka.

2. Keterbatasan Diri

Individu mungkin merasa terjebak dan tidak dapat hidup secara autentik, yang dapat menghambat pertumbuhan pribadi.

3. Dampak pada Hubungan

Hubungan yang dibangun atas ketidakjujuran berisiko tinggi mengalami konflik dan ketidakpercayaan.

4. Stigma Sosial

Pasangan dapat menghadapi stigma dari masyarakat jika orientasi seksual mereka terungkap, baik terhadap diri mereka sendiri maupun pasangan.

5. Dampak pada Keluarga

Anak-anak mungkin merasa bingung atau trauma saat menyadari bahwa orang tua mereka tidak hidup dengan jujur.

BACA JUGA: Viral Marriage is Scary, Ini Arti Konsep Open Marriage yang Lagi Tren di TikTok

Meskipun ada alasan tertentu yang mungkin mendorong seseorang untuk memilih pernikahan ini, penting untuk mempertimbangkan dampak jangka panjang bagi semua pihak yang terlibat.

Dengan memahami konsep Lavender Marriage ini, diharapkan masyarakat dapat lebih bijak dalam melihat dan memahami dinamika hubungan yang kompleks. (*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp